POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Riau

Dinas PKH Bawa Ribuan Dosis Vaksin Sapi Ngorok ke Kuansing

Rabu, 10 Mei 2023 | 22:20:55 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Vivi
Dinas PKH Bawa Ribuan Dosis Vaksin Sapi Ngorok ke Kuansing - Pekanbaruexpress
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, drh Faralinda Sari. (Int)

KUANSING - Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, drh Faralinda Sari, mengatakan,pihak dari provinsi bergerak cepat setelah kasus sapi ngorok di Kuansing.

Fara mengatakan, bahwa dari provinsi telah turun ke lokasi membawa vaksin sebanyak 2.000 dosis dan obat - obatan untuk ternak yang sakit.

Fara menjelaskan, bahwa awal mula kejadian SE di Kabupaten Kuantan Singingi dengan adanya laporan pada tanggal 2 Februari 2023, dimana sejumlah 3 ekor di Desa Tanjung Pauh dan tanggal 9 Februari 2023 sejumlah 5 ekor di Desa Sungai Paku dengan gejala klinis ngorok, nasal discharge, cairan berbuih dari mulut dan kematian mendadak.

Baca :

"Setelah kejadian di Desa Tanjung Pauh dan Sungai Paku dilakukan vaksinasi massal pada Bulan Februari sampai April 2023 di luar daerah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran kasus. Adapun vaksin SE yang ditambahkan dari provinsi sebanyak 800 dosis ditambah 500 dosis dari vaksin yang tersisa di kabupaten. Sehingga total Vaksin SE yang tersedia untuk Kabupaten Kuansing sejumlah 1.300 dosis saat itu," kata Fara kepada wartawn, Rabu (10/5).

Kasus selanjutnya, kata Fara, terjadi pada periode 15 Maret 2023 ditemukan di daerah Koto Rajo, Singingi Seberang dengan rincian 4 ekor mati bangkai dan 9 potong paksa. "Selanjutnya kasus semakin bertambah," cakapnya.

Seminggu setelah Lebaran tepatnya 30 April 2023, kata Fara lagi, ditemukan kasus SE di Desa Kopah Jumlah populasi kerbau yang berada di Desa Kopah sebanyak ± 4.000 ekor dengan sistem pemeliharaan ekstensif (diumbar di perkebunan sawit).

Baca :

Riwayat ternak belum divaksin untuk Desa Kopah mengingat sebelum seminggu Lebaran vaksin yang tersedia telah habis.

"Jumlah kasus SE yang dilaporkan dari periode kejadian 15 Maret sampai 9 Mei 2023 yaitu mati bangkai 65 ekor, potong paksa 99 ekor dan 15 ekor dijual," tukasnya. (*)


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB