POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Mancanegara

Kandidat Terkuat Presiden Turki Buka Peluang Koalisi di Putaran Kedua

Sabtu, 20 Mei 2023 | 18:04:50 WIB
Editor : Putra | Penulis : Rep
Kandidat Terkuat Presiden Turki Buka Peluang Koalisi di Putaran Kedua - Pekanbaruexpress
Ilutrasi: Presiden Erdogan merayakan kemenangan di putaran pertama. (Int)

ISTANBUL - Dewan Pemilihan Umum Turki pada Jumat (19/5/2023), mengkonfirmasi hasil putaran pertama pemilihan presiden Turki di mana baik petahana Presiden Recep Tayyip Erdogan maupun penantang utamanya, pemimpin oposisi Kemal Kilicdaroglu, tidak mendapatkan dukungan mayoritas yang dibutuhkan untuk kemenangan langsung. Dari hasil tersebut, Erdogan dikabarkan membuka peluang koalisi dengan kandidat ketiga, Sinan Ogan.

Dewan pemilihan umum mengumumkan bahwa Erdogan mendapatkan 49,24 persen suara, dengan Kilicdaroglu mendapatkan 45,07 persen dan kandidat ketiga, politisi nasionalis Sinan Ogan, mendapatkan 5,28 persen suara, yang mengharuskan pemilihan ulang pada 28 Mei 2023 antara dua kandidat teratas.
Sinan Ogan, seorang mantan akademisi yang didukung oleh sebuah partai anti-imigran, mungkin memegang kunci kemenangan dalam pemilihan sela setelah ia keluar dari persaingan.

Berbicara kepada media Turki awal pekan ini, Ogan menyebutkan beberapa syarat untuk mendapatkan dukungan. Diantaranya adalah mengambil sikap keras terhadap Partai Pekerja Kurdistan, atau PKK, serta membuat sebuah jadwal untuk memulangkan jutaan pengungsi, termasuk hampir 3,7 juta warga Suriah.

Baca :

PKK, yang telah melancarkan pemberontakan selama beberapa dekade di Turki tenggara, dianggap sebagai organisasi teror oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Pada hari Kamis, Kilicdaroglu bergeser dari retorika yang lebih inklusif dan bernada lembut untuk menarik para pemilih nasionalis. Kilicdaroglu bersumpah untuk memulangkan jutaan pengungsi dan menolak segala kemungkinan untuk berunding untuk perdamaian dengan para militan Kurdi.

Sementara itu, berbicara kepada CNN International dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Jumat, Erdogan mengatakan ia tidak akan tunduk pada tuntutan Ogan. "Saya bukan orang yang suka bernegosiasi dengan cara seperti itu. Rakyatlah yang akan menjadi penentu." seperti dikutip republika.

Baca :

Namun pada hari Jumat, sebuah pertemuan mengejutkan antara Erdogan dan Ogan terjadi di kantor Ogan di Istanbul. Tidak ada pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan yang berlangsung selama hampir satu jam tersebut. (*)


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB