|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA-- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP melarang kepala daerah dari kadernya menerima tamu sembarangan buntut pertemuan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan partainya kini akan meminta kadernya yang jadi kepala daerah untuk tidak sembarangan menerima tamu. Kata Hasto, tamu kepala daerah kader PDIP hanya boleh diterima di kantor dan hanya untuk kepentingan pekerjaan.
"Dengan berbagai kejadian-kejadian terakhir tadi, kemudian kami berdiskusi, oh gitu nanti kalau ada tamu-tamu ya akan diterima secara resmi di kantor," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (22/5).
Langkah Optimis di 2026, PT BSP Awali Silaturahmi dengan Dua Camat
Perebutan Ketua Golkar Riau: Antara Loyalitas Kader dan Kepentingan Politik
"Sehingga segala sesuatunya itu memang berkaitan dengan kemajuan wilayah yang dipimpinnya," imbuh dia.
Hasto memahami posisi Gibran sebagai Wali Kota Solo sekaligus putra sulung Presiden Joko Widodo banyak dimanfaatkan berbagai pihak guna mendulang kepentingan politik. Pihaknya telah menerima penjelasan Gibran terkait pertemuannya dengan Prabowo.