|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Masyarakat yang berdaya dalam hal ekonomi akan memberikan pengaruh besar bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan,” kata Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto, Kamis (25/5/2023).
Bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau, PHR melakukan pendampingan yang berfokus pada peningkatan keterampilan pengembangan budi daya ikan patin, identifikasi potensi objek wisata, pemandu wisata, penginapan, suvenir (cenderamata) dan kuliner khas ikan patin.
Belum lama ini, PHR menghadirkan gerai oleh-oleh, mengingat sebagian masyarakat telah memiliki produk UMKM skala rumah tangga, berkelompok maupun perorangan. Produk olahan ikan patin masyarakat desa ini banyak diminati oleh wisatawan jika berkunjung ke Kampar.
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
PT BSP Berkomitmen Konsisten Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
“Tidak sekedar menjadi tempat pemasaran produk, gerai oleh-oleh ini sekaligus menjadi tempat pembinaan ekonomi kreatif masyarakat sekitar,” papar Rudi.
Pendampingan desa wisata sudah dimulai sejak tahun 2019. Setidaknya terdapat 160 hektar cakupan kolam ikan patin yang menghasilkan ikan segar mencapai 15 ton per hari.