|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Dia menuturkan, berdasar sebaran kejadian karhutla dan keberadaan bandara di Provinsi Riau maka wilayah operasi dibagi atas tiga bagian, yaitu wilayah operasi utara, dengan home base Bandara Pinang Kampai (Kota Dumai).
Kemudian, wilayah operasi tengah sebagai main base, di pangkalan udara Roesmin Nurjadin (Kota Pekanbaru) dan wilayah operasi selatan, dengan home base bandara Japura (Kabupaten Indragiri Hulu).
“Setiap home base dapat ditempatkan dua hingga tiga helikopter water bombing, tergantung kebutuhan ataupun kejadian kebakaran hutan dan lahan dalam kurun waktu tertentu,” tuturnya.
SK Mutasi Letjen Kunto Dibatalkan dalam 24 Jam, Panglima TNI Ubah Keputusan
Penanganan Erupsi Gunung Ruang, Kepala BNPB Letjend Suharyanto Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas
Kemudian, ada beberapa kendala penanggulangan karhutla di Provinsi Riau. Yaitu seperti luasnya lahan gambut, kebakaran di wilayah perbukitan, kebakaran di wilayah akses perusahaan, kebakaran di wilayah perbatasan antar provinsi, dan sumber air kering.
“Oleh karena itu tentunya kami siap untuk menerima arahan dari bapak kepala BNPB dalam rangka untuk memantapkan tugas kita dalam upaya melakukan pencegahan kebakaran hutan lahan sekaligus juga penanganan kebakaran hutan lahan di Riau,” pungkasnya. (*)