|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Dari total sebanyak 6,64 juta jiwa penduduk Provinsi Riau (Per November 2022), sebanyak 5,58 juta jiwanya dinyatakan sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jumlah ini mengalami peningkatan dari 75,04 persen pada tahun 2021, menjadi 84,06 persen pada tahun 2022.
“84,06 penduduk Provinsi Riau telah terdaftar program JKN dengan status aktif dan non aktif,” kata Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan saat mewakili Gubernur Riau dalam acara Seminar Ekonomi Tapak Lapan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Selasa, (7/6/2023).
Menurutnya, dengan total anggaran sebesar Rp. 161,37 miliar pada tahun 2021 dan meningkat menjadi Rp. 159,25 miliar pada tahun 2022. Anggaran disalurkan kepada 700.000 jiwa Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).
Cakupan JKN-KIS Tembus 100 Persen, Pekanbaru Sabet UHC Awards 2026
Wako: UEK-SP Dirancang Melindungi Masyarakat dari Praktik Retenir
“Dengan keterangan budget sharing, 55 persen Pemerintah Provinsi Riau dan 45 persen Kabupaten/Kota,” ujar Job Kurniawan.
Berdasarkan refleksi akhir tahun 2022 mengenai pembangunan Provinsi Riau, menurutnya, terdapat lima Kabupaten/Kota yang sudah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta.