|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Sejumlah pemilik kendaraan di Provinsi mengeluhkan aplikasi cek kendaraan pajak bermotor secara online milik Pemprov Riau tidak berfungsi. Padahal, sebelumnya aplikasi ini berfungsi dan sangat membantu pemilik kendaraan sebelum melakukan pembayaran ke Samsat.
Kekecewaan pemilik kendaraan ini diungkapkan beberapa pemilik kendaraan kepada wartawan. Menurut mereka, sebelumnya aplikasi yang terdaftar di playstore ini, sama sekali tidak bisa digunakan. Menurut mereka ini, aplikasi sepertinya tidak bisa terkoneksi ke server milik Dispenda Provinsi Riau.
"Aplikasi ini tidak bisa terkoneksi ke server. Padahal, beberapa tahun lalu, saya sering mengakses aplikasi ini, baik melalui aplikasi di playstore maupun melalui website di Dispenda Riau," ucap Rodiah.
Menunggak Pajak, Pemko Pekanbaru Segel 30 Restoran
Kebocoran Pajak Tempat Hiburan Malam, Bapenda Pekanbaru Lakukan Razia
Saat ini, kata dia, aplikasi ini sama sekali tidak bisa digunakan. Sehingga terkesan, aplikasi ini hanya untuk pajangan dan mencari uang pemasukan dari playstore. "Ini aplikasinya cuma pajangan dan sekedar menjawab tanya dari masyarakat kalau instansi yang mengelola pajak kendaraan telah memiliki aplikasi untuk mencek pajak kendaraan," kata dia.
Hal yang sama juga disampaikan Nayra. Tidak berfungsinya aplikasi cek pajak kendaraan yang sudah terdaftar di playstore menjadi bukti bahwa instansi terkait tidak pernah melakukan pemeriksaan terhadap aplikasi yang sangat membantu para pemilik kendaraan tersebut. "Ini jadi bukti bahwa mereka, atau pengelolanya peduli dengan aplikasi yang sudah mereka daftarkan ke playstore tersebut. Kesannya mereka cuma mau cari duit aja dari aplikasi yang tak berguna tersebut," kritik dia.
Menurut dia, sebenarnya para pemilik kendaraan bisa saja langsung ke kantor Samsat untuk melakukan pembayaran. Namun dengan aplikasi ini, masyarakat bisa terbantu, karena mereka sudah mengetahui kisaran dana yang harus disiapkan," kata dia.
Gaikindo Sentil Pajak Tahunan Avanza di RI Mahal, di Malaysia Tak Sampai Rp400 Ribu
2024, Bapenda Himpun PAD Sektor Pajak dengan Pencapaian 97 Persen
Dia berharap, pemerintah Provinsi Riau, khususnya Dispenda Riau secepatnya memperbaiki aplikasi ini, atau jika tidak mampu, sebaiknya aplikasi ini dicabut saja dari playstore. "Kalau memang tidak bisa difungsikan atau diperbaiki, sebaiknya ditarik saja dulu dari Playstore, sehingga tidak terkesan mereka hanya mencari cuan dari aplikasi yang tidak bisa digunakan tersebut," pungkasnya. (*)