ØÙرّÙمَتْ عَلَيْكÙم٠الْمَيْتَة٠وَالدَّم٠وَلَØÙ’م٠الْخÙنْزÙير٠وَممَا Ø£ÙÙ‡Ùلَّ Ù„ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠اللَّه٠بÙه٠وَالْمÙنْخَنÙقَة٠وَالْمَوْقÙÙˆØ°ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙŽØ±ÙŽØ¯Ù‘Ùيَة٠وَالنَّطÙÙŠØÙŽØ©Ù وَمَا Ø£ÙŽÙƒÙŽÙ„ÙŽ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù Ø¥Ùلَّا مَا ذَكَّيْتÙمْ وَمَا Ø°ÙØ¨ÙØÙŽ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙØµÙب٠وَأَنْ تَسْتَقْسÙÙ…Ùوا Ø¨ÙØ§Ù„ْأَزْلَام٠ۚ
Termasuk dalam kategori bangkai ini adalah anggota tubuh bintang yang dipotong ketika binatang itu masih hidup, maka anggota tubuh itu haram berdasarkan sabda Nabi SAW:
ما Ù‚ÙØ·Ùع من البَهÙيمَة وهي ØÙŠÙ‘ÙŽØ© Ùهي ميْتَة
Ryamizard Ryacudu, Jenderal Lapangan yang Menapaki Puncak TNI hingga Menjadi Menteri Pertahanan
Arus Sungai Kampar Mengganas, Tim Gabungan Berjibaku Cari Bocah 13 Tahun yang Tenggelam
“Apa yang dipotong dari tubuh binatang sementara binatang itu masih hidup, itu termasuk bangkai.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah). Akan tetapi dalam hal ini, ada dua jenis bangkai yang dikecualikan. Yaitu bangkai ikan dan belalang, keduanya halal berdasarka pernyataan Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:
Ø£ÙØÙلَّتْ لكم Ù…ÙŽÙŠÙ’ØªÙŽØªÙŽØ§Ù†Ù ÙˆÙŽØ¯ÙŽÙ…ÙŽØ§Ù†ÙØŒ ÙØ£Ù…ا الميتتان: Ùَالْجَرَاد٠والْØÙÙˆØªÙØŒ وأما الدَّمَانÙ: ÙØ§Ù„كبد ÙˆØ§Ù„Ø·ØØ§Ù„ “Dibolehkan mengkonsumsi dua jenis bangkai dan dua jenis darah. Kedua bangkai itu adalah bangkai ikan dan belalang, sedangkan kedua darah itu adalah hati dan limpa.”