|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan hancurkan 3 pondok yang diduga dijadikan tempat untuk merambah kawasan hutan.
Selain merobohkan, petugas juga membakar puing-puing bangunan pondok. Lokasinya berada di grid I19 pada titik koordinat 0.241583 S, 101.912962 E. Di sekitaran pondok terlihat berkas sisa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang termasuk wilayah TNTN.
"Tim kita langsung bergerak ke lokasi kemudian menghancurkan pondok yang diduga menjadi tempat untuk merambah hutan," kata Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, Senin (28/8/23).
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
Jejak Kontroversi Lingkungan dan Sejarah Kepemilikan Toba Pulp Lestari
Pondok pertama yang ini ditinggali seseorang mengaku bernama AY Purba dan sempat diberi peringatan terlebih dahulu oleh petugas. Namun saran untuk meninggalkan pondok tidak diindahkan, hingga akhirnya petugas pun merubuhkan pondok tersebut.
"Keterangan dari Purba dia hanya disuruh menjaga lahan tersebut," ujar Heru.
Tidak jauh dari lokasi ini, petugas TNTN juga bergerak menuju pondok lainnya yang juga diduga digunakan untuk peristirahatan untuk merambah hutan.
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Diduga Terkait Kasus Korupsi Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
Borok BUMD Riau Terungkap, Eks Direksi PT SPR Diduga Tilep Rp33 Miliar!
Pondok berada di titik koordinat 0.264423 S, 101.921668 E tersebut kemudian diketahui bernama Tambunan. Tapi pondok terlihat sepi. Tim meyakini pemilik pondok sudah meninggalkan tempat itu. Tidak ada barang-barang dalam pondok.Petugas pun lalu membongkarnya lalu membakarnya.
Kemudian bergerak menuju pondok seseorang diketahui bernama Sinaga. Lokasinya berada di titik koordinat 0.267689 S, 101.925994 E. Tim juga membongkar pondok ini.
Selain membongkar dan membakar pondok, tim juga memasang spanduk peringatan. Selain itu tim juga melakukan penanaman sejumlah bibit pohon di areal kawasan hutan yang terbakar.
Sah! DPR Setujui RUU BUMN, Kementerian Resmi Berubah Jadi BP BUMN
Kapolda Metro Rilis Tujuh Nama Polisi Diduga Pelindas Ojol Affan Kurniawan
"Kita tetap konsisten menjaga kawasan TNTN ini. Kami bersama petugas di lapangan terus meningkatkan pengawasan dari upaya perambahan," ungkap Heru. *