|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Suhajar Diantoro, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, telah menegaskan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemilu 2024.
"Sikap tidak netral dari ASN dapat mengakibatkan penyalahgunaan sumber daya, karena birokrasi memiliki peran penting dalam pemerintahan, dan hal ini dapat mengarah pada pelayanan yang tidak adil," ujar Suhajar dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta pada hari Selasa.
Menurutnya, ketidaknetralan ASN dapat merusak kepercayaan publik terhadap birokrasi. Oleh karena itu, penting bagi ASN untuk menjaga netralitasnya guna memastikan terwujudnya keadilan dan kesetaraan dalam pemilu.
Jejak Kontroversi Lingkungan dan Sejarah Kepemilikan Toba Pulp Lestari
Pemerintah Segel PT Toba Pulp Lestari dan Tiga Pihak Lain Terkait Banjir Sumatra
Dalam era modern, ASN diartikan sebagai kelompok pegawai yang mendapat pelatihan khusus, diuji, dan diangkat secara independen oleh pemerintah. Tugas utama mereka adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan adil.
"ASN harus menjaga netralitasnya; jika tidak, kita akan mundur. Dalam negara demokrasi, pegawai negeri berkomitmen untuk melayani masyarakat, tanpa memihak pada kelompok tertentu," tambahnya.