|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA – Spekulasi mengenai ketidakhadiran PKS dalam deklarasi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mulai mereda. PKS dengan tegas menegaskan bahwa mereka akan tetap mendukung Anies-Muhaimin (AMIN). Pengumuman dukungan ini tinggal menunggu waktu.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengungkapkan bahwa PKS telah berkomunikasi dengan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, dan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid. Rencananya, kedua partai akan melakukan pertemuan di kantor DPP PKS dalam pekan mendatang. Pasangan Anies-Muhaimin juga dijadwalkan akan hadir dalam pertemuan tersebut.
"Kami telah berdiskusi dan mengakui bahwa semua pihak memiliki kontribusi penting dalam upaya perubahan untuk persatuan demi kemenangan AMIN di Pilpres 2024," kata Mardani kemarin.
WNI Masuk Militer Asing, Yusril Tegaskan Status Kewarganegaraan Tak Langsung Gugur
Wabup Siak Syamsurizal Optimis, Realisasi PAD Akan Dikejar di 2026
"PKS masih mempertahankan hubungannya dengan Nasdem dan Anies Baswedan. Apabila PKB juga bergabung, posisinya akan sangat jelas. Jadi saat ini PKS sedang menunggu keputusan Majelis Syura. Kami ingin menyelesaikan urusan di internal sebelum tampil di publik. Ini bukan soal PKS bermain sulit, tidak, mari kita selesaikan dengan cepat," tambah anggota Komisi II DPR.
Mardani mengakui bahwa banyak pertanyaan mengenai perbedaan pandangan antara PKS dan PKB. Namun, ia membantah hal tersebut dan meyakinkan bahwa keduanya akan segera bersatu dalam kerja sama politik.
"Saya pernah ditanya, 'Apakah PKS dan PKB seperti minyak dan air?' Saya katakan insya Allah sebentar lagi akan menjadi kopi dan gula yang menyatu, menjadi kopi yang nikmat. Itu akan menjadi kemenangan besar bagi umat. Yang tadinya dianggap berbeda, ternyata kita bisa bersama-sama membawa kemenangan untuk AMIN," kata Mardani.
Pemkab Rohil Tegaskan, Perjalanan Wabup ke Sumbar Pakai Dana Pribadi
Dana Daerah Dipangkas Pusat, Bupati Afni Tetap Optimis Siak Bangkit
Keputusan resmi akan dibahas terlebih dahulu oleh Majelis Syura PKS. Mardani percaya bahwa partainya akan tetap berada dalam koalisi yang mendukung Anies-Muhaimin.
"Menurut saya ini sederhana. Rencananya pekan depan, Nasdem, PKB, bersama Mas Anies dan Cak Imin akan datang ke PKS. Kami sudah memesan kambing, semoga kami dapat menyediakan yang terbaik. Setelah itu, kita bersiap-siap," tambahnya dengan penuh optimisme.
Perwakilan dari Anies Baswedan dalam Koalisi Perubahan, Sudirman Said, menyatakan bahwa mereka masih menunggu keputusan PKS dari rapat Majelis Syura. Namun, ia yakin PKS akan tetap mendukung Anies yang sudah berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Keterbatasan Dana, Pemkab Siak Tetap Peduli Bantu Anak Yatim Dhuafa Santunan Bulanan Serta Seragam Gratis
Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi,Bupati Siak Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana
"Saya belum mendengar bahwa Majelis Syura telah bersidang. Jadi, saya tidak memiliki informasi bahwa PKS tidak mendukung Anies. Yang saya dengar adalah bahwa PKS tetap solid bersama Pak Anies, hanya tinggal menunggu keputusan terkait calon wakil presiden," ujar Sudirman.
Sementara itu, Sudirman menyebut bahwa PKS memiliki peran penting dalam memperkuat Anies-Muhaimin di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. "Semuanya sangat penting, dan kami berharap ketiga partai ini dapat terus bersatu," tambah Sudirman.
Kehadiran PKB dan PKS juga akan memperkuat basis pemilih Anies-Muhaimin di berbagai kalangan pemilih Muslim. Dengan adanya PKS, diharapkan pasangan ini akan semakin kuat dalam berbagai segmen pemilih.
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
MK Tegaskan Polisi Tak Bisa Duduki Jabatan Sipil Tanpa Lepas Seragam
"Semua partai memiliki peran penting, dan kami bersyukur karena spektrum dukungan sangat luas, dari nasionalis diwakili oleh Nasdem hingga teman-teman nahdliyin. Insya Allah, Pak Anies akan mendapatkan dukungan kuat dari kalangan Muhammadiyah dan juga komunitas Islam perkotaan," kata Sudirman.
Anies menegaskan bahwa semangat untuk menjaga persatuan antar elemen bangsa tetap terjaga, termasuk kerja sama dengan partai politik yang merupakan pilar Koalisi Perubahan. Bahkan, ia berharap dapat terus berkolaborasi dengan Partai Demokrat untuk agenda bersama yang besar.
"Dengan masuknya PKB, semangat persatuan semakin kuat. Oleh karena itu, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankan kekompakan Partai Nasdem, PKS, dan PKB," kata mantan Mendikbud tersebut. *