|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo di tengah sorotan kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan kementeriannya.
"Diberikan kesempatan melalui Menteri Sekretaris Negara, Pak Pratikno, saya ingin menyampaikan usul dan surat pengunduran diri sebagai menteri," kata Syahrul di Kementerian Sekretariat Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Kamis.
Syahrul datang untuk bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, pada pukul 17.20 WIB, melalui pintu selatan Kompleks Istana Kepresidenan, setelah melalui Wisma Negara.
Rekam Jejak Hitam Kabinet Jokowi: Satu Per Satu Menteri Terjerat Perkara Korupsi
Jejak Kontroversi Lingkungan dan Sejarah Kepemilikan Toba Pulp Lestari
Menteri Pertanian yang juga merupakan anggota Partai NasDem ini tiba di Indonesia pada Rabu (4/10) petang, setelah sebelumnya dilaporkan "hilang kontak" selama penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Pada tanggal 24 September 2023, Syahrul berangkat ke Italia, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Spanyol. Awalnya, dia dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada hari Sabtu (30/9), tetapi dia berpisah dari delegasi Kementan dan tidak dapat dihubungi hingga Senin (2/10).
Pada Jumat, 29 September 2023, penyidik KPK mengumumkan bahwa status penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementan telah ditingkatkan menjadi tahap penyidikan.
Pemerintah Segel PT Toba Pulp Lestari dan Tiga Pihak Lain Terkait Banjir Sumatra
SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbar
Sebelumnya, Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, menjelaskan bahwa penyidik lembaga antirasuah tersebut telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun, KPK belum dapat mengumumkan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan dan pengumpulan bukti masih berlangsung.
KPK juga telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 September 2023, dan menemukan barang bukti berupa uang tunai senilai miliaran rupiah.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK menemukan 12 pucuk senjata api yang saat ini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.
Luhut Bantah Narasi Menteri Pertahanan Soal Bandara IMIP 'Negara dalam Negara'
Sah! DPR Setujui RUU BUMN, Kementerian Resmi Berubah Jadi BP BUMN
Sumber: Antaranews