|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Pelaksanaan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan di Provinsi Riau oleh Satgas Udara berfokus pada penyemaian garam di awan potensial di Kabupaten Kampar, Kuansing, dan Rokan Hulu pada Jumat (13/10).
"Total garam atau NaCl yang disemai di awan potensial di tiga wilayah selama operasi TMC adalah sebanyak 500 kilogram," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, di Pekanbaru, Jumat.
Menurut Edy, hingga Jumat (13/10), operasi hujan buatan di Riau sudah memasuki hari ketujuh dan saat ini fokusnya adalah TMC di wilayah Kampar, Kuansing, dan Rohul.
Tingkatkan Layanan Kesehatan, PT BSP Bantu Alat Medis ke Desa Lubuk Garam
Penyelundupan Sabu 76 Kilogram dan Ekstasi 41.000 Butir Digagalkan
Ia menjelaskan bahwa Operasi TMC dilakukan oleh Smart Cakrawala Aviation menggunakan pesawat jenis Pilatus PC-6, dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bertindak sebagai supervisor pelaksana.
"Operasi hujan buatan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 12 Oktober 2023," tambahnya.