|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Ini sekaligus upaya kami dalam menciptakan sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing di masa yang akan datang. Bila stunting sudah bebas, maka Kesehatan anak akan lebih terjaga sehingga siap untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah,” harap Rudi.
Wakil Bupati Siak Husni Merza mengapresiasi komitmen PHR bersama mitra pelaksana PKBI mendukung program Pemkab Siak menekan angka stunting. Bantuan makanan tambahan dan alat penunjang Posyandu ini diharapkan dapat membantu Pemkab Siak menurunkan angka prevelensi stunting 14 persen sebagaimana yang sudah ditargetkan pemerintah pusat di tahun 2024.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PHR dan PKBI. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, penuh berkah dan berkelanjutan di masa yang akan datang,” ujar Husni yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Angka Stunting di Siak.
Donasi Rakyat Siak Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Puluhan Truk dari Siak Bertolak untuk Korban Bencana Sumatera
Selain makanan tambahan untuk anak dan ibu hamil, kata Husni, penambahan alat penunjang Posyandu dinilai perlu dalam upaya menekan angka stunting. Kesehatan ibu hamil perlu diperiksa setiap waktu agar nantinya melahirkan anak-anak yang sehat.
“Durasi dari pada pencegahan stunting itu adalah seribu hari kehidupan, mulai dari ibu hamil sampai melahirkan. Pencegahan itu mulai kita lakukan dari remaja, menikah hingga melahirkan. Bagaimana kita memastikan ibu hamil yang sehat dan terbebas dari anemia,” paparnya.