|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Afrinal kemudian menyerahkan uang tersebut kepada Fitria Nengsih dan mengungkapkan keluhannya terkait pemotongan tersebut.
"Saya berkata, 'Ini adalah uang untuk perjalanan dinas. Jika seluruhnya dipotong dan digunakan, kita akan memiliki utang piutang yang harus dibayarkan.' Lalu, Buk Fitria Nengsih menyuruh saya melaporkan masalah ini kepada Pak Bupati," jelasnya.
Namun, Muhammad Adil tetap memerintahkan agar uang tersebut diserahkan kepada Fitria Nengsih, dengan perkataan, "Serahkan saja 10 persen kepada Buk Fitria Nengsih. Kamu bisa mencari cara untuk menyelesaikan utang ini," yang merupakan perkataan yang diucapkan Adil saat itu.
Enam Bulan Memimpin Siak, Afni Rekrut Jaksa Jadi Kabag Hukum dan Rombak Eselon III dan IV
Meranti Tetapkan Status Siaga Karhutla, Riau Makin Siaga Hadapi Ancaman Kebakaran
Seorang saksi lainnya, Kadis Perikanan Meranti, Eldi Saputra, merasa bahwa dirinya dicopot dari jabatannya karena menolak mematuhi perintah pemotongan UP dan GU.
"Saya tidak setuju dengan permintaan itu. Saya mendapatkan informasi bahwa jika saya tidak mematuhi dan menyerahkan uang, saya akan dipindahkan," ungkap Eldi.