|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Wakil DPRD Riau, Agung Nugroho mengingatkan Panitia seleksi calon Direktur Utama (Dirut) BRK Syariah agar tiga calon Dirut BRK Syariah yang diumumkan merupakan hasil dari seleksi uji kelayakan dan kepatutan yang selektif. Ketiga calon Dirut yang akan melaksanakan wawancara akhir bersama Gubernur Riau pada Jumat (27/10) mendatang itu yakni Fajar Restu Febriansyah, Ferry Ardiansyah dan Hendra Buana.
Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho di Pekanbaru, Rabu, meminta agar panitia seleksi calon Direktur Utama (Dirut) BRK Syariah tidak asal dalam melakukan seleksi. Sorotan ini harus menjadi atensi pansel.
"Berdasarkan apa yang kami amati dan masukan dari berbagai elemen masyarakat, kami minta Pansel tidak asal memilih calon Dirut pada tahap wawancara akhir nantinya," ungkap Agung.
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Konjen Jepang Puji Riau, Tertarik Budaya Melayu hingga Kuliner Khas
Dia menjelaskan bahwa Dirut memiliki tanggung jawab besar untuk membenahi program dan manajemen yang ada di BRK Syariah. Lantaran pada tahun ini deviden BRK Syariah terhadap Pemprov Riau tahun 2023 minus sebesar Rp300 miliar.
Dalam waktu dekat, DPRD akan segera memanggil Pansel untuk menanyakan langsung proses seleksi hingga tahap akhir.
"Kami akan segera memanggil pansel untuk mengawal langsung proses seleksi ini," ucap Ketua DPD Demokrat Riau itu
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
Menurut Agung, sosok yang layak mengisi jabatan Dirut BUMD milik daerah tersebut adalah seseorang yang berkompeten dan profesional.
"Sebagai pengawas kami ingin Dirut yang terpilih merupakan orang-orang yang berkompeten. Selain memanggil Pansel kami juga akan jumpai Pak Gubernur menjelang pengumuman," paparnya.
Sumber: Antara