|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
BANDUNG-– PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama PT Energi Mega Persada (EMP) Bentu & Korinci Baru Ltd melaksanakan Pertemuan Komunitas Pemeliharaan SKK Migas-KKKS 2023 yang dimulai pada Rabu (22/11) hingga Jumat (24/11). Forum yang diisi dengan diskusi dan berbagi pengetahuan tentang peningkatan keandalan fasilitas produksi migas ini diikuti 220 peserta perwakilan dari KKKS di bawah naungan SKK Migas.
EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi mengatakan, pertemuan ini sangat penting untuk berbagi ilmu pengetahuan dan informasi antar KKKS dalam meningkatkan kemampuan dan fasilitas produksi yang dikelola dalam industri migas.
“Suatu kebanggan bagi kami diberikan kepercayaan untuk melaksanakan forum yang sangat bermanfaat ini. Ini sangat penting mengingat WK Rokan saat ini mengelola hampir seluruh fasilitasnya sudah menua. Butuh strategi yang jitu untuk meningkatkan kualitas fasilitas yang ada,” kata Edwil.
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
DPRD dan Pemkab Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi ke-26, Teguhkan Semangat “Bersinergi Menuju Pelalawan Menawan”
Didukung SKK Migas kata Edwil, PHR hingga kini terus berupaya menekan kemungkinan terjadinya penghentian produksi yang tak direncanakan (unplanned shutdown). Terbukti, sejak dikelola PHR, WK Rokan mencatatkan produksi tertinggi di Indonesia.
“Tim dari fasilitas dan produksi SKK Migas sangat rutin memberikan dukungan kepada PHR, sehingga banyak upaya dilakukan di WK Rokan untuk meningkatkan keandalan dan penyegaran fasilitas. Semuanya kami lakukan demi produksi WK Rokan terus meningkat,” kata Edwil.