|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Selain itu, terdapat pemotongan bantuan asing baru-baru ini dan sanksi oleh otoritas Palestina, saingan Hamas yang berbasis di Tepi Barat. Israel menyatakan, pemblokirannya diperlukan untuk menghentikan senjata mencapai Hamas. Ini telah diperangi sejak penguasaan Gaza pada 2007.
Sebelumnya, Uni Eropa (UE) menyerukan agar Hamas dan Jihad Islam menghentikan serangan roket terhadap Israel. Dalam eskalasi terbaru di Jalur Gaza, Uni Eropa menegaskan dukungannya untuk Tel Aviv.
"Serangan roket serampangan dari militan Palestina di Gaza harus segera dihentikan. Uni Eropa menegaskan kembali komitmen fundamentalnya untuk keamanan Israel," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini, dilaporkan Anadolu Agency, Minggu.
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Kembali Tewaskan Jurnalis dan Anak-anak di Gaza
Kinerja Operasional 2025, Direktur PT BSP Paparkan Pencapaian 100 Persen Target Well Service hingga Tantangan
Dia menilai, serangan-serangan roket yang dilancarkan Hamas dan Jihad Islam memprovokasi penderitaan bagi Israel. Hal itu juga turut memicu terjadinya kekerasan dan konflik yang tiada akhir. Dengan demikian, warga sipil Palestina di Jalur Gaza juga harus menanggung beban penderitaan akibat pertempuran tersebut.
"Uni Eropa menegaskan kembali dukungan penuhnya pada dorongan Mesir dan PBB untuk mengurangi ketegangan di Gaza serta mengharapkan para pihak untuk bekerja dengan mereka guna memulihkan ketegangan," kata Mogherini.*