POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Politik

Butet Kartaradjasa Duga Gestur Gibran Disengaja untuk Melecehkan

Selasa, 23 Januari 2024 | 11:01:00 WIB

Editor : Putrajaya

Butet Kartaradjasa Duga Gestur Gibran Disengaja untuk Melecehkan
Butet Kartaradjasa

YOKYAKARTA - Butet Kartaradjasa menyoroti gaya Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat tampil dalam debat pada Minggu petang 21 Januari 2024. Sorotan pegiat Teater Gandrik itu terutama saat cawapres dari Prabowo Subianto itu menanggapi jawaban dari Cawapres Mahfud MD. Putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu bergaya celingukan sembari tangan di atas pelipis seolah melihat benda jauh nun di sana.

"Gerakan yang dia (Gibran) lakukan itu bukan gerakan spontan, dia sudah mempersiapkan hanya untuk melecehkan lawannya," kata Butet di Yogyakarta, Senin 22 Januari 2024.

Puluhan tahun berkecimpung di dunia teater, Butet menilai gerakan yang lahir dari spontanitas dan dipersiapkan sangat terlihat berbeda.

Baca :

"Itu bukan gerakan improvisasi dan spontan, tapi benar benar sudah dipersiapkan, akhirnya yang saya khawatirkan terjadi," kata Butet.

Butet menuturkan, kekhawatiran yang ia maksud yakni publik harus melihat dengan vulgar, bagaimana seorang yang masih muda tampil dalam forum sangat resmi dan nasional namun tuna etika. 

"Itu tidak sepantasnya dilakukan dalam forum nasional, forum yang sangat resmi. Saya tidak tahu bagaimana orang tuanya membelajarkan etika kepada dia," kata Butet.

Baca :

"Saya tidak bisa membayangkan, kalau orang yang tak memiliki adab kepada orang tua seperti itu akhirnya terpilih menjadi pemimpin di negeri yang masih menjunjung adab dan etika ini," imbuh Butet.
 
Yang lebih disesalkan Butet, karakter yang muncul dan dipertontonkan Gibran lewat debat itu mau tak mau menyeret pada orang tua yang bertanggungjawab mendidiknya.

"Sebagai orang tua umumnya, hal  paling elementer mendidik anak adalah etikanya. Bagaimana agar anak itu bisa menempatkan diri, kapan saatnya bercanda, kapan saatnya serius," imbuh Butet.

Butet pun mengaku, sebagai warga awam nonpartisan, ia turut kecewa dan tersinggung. Ketika dalam sebuah forum resmi kenegaraan diwarnai aksi Gibran itu.

Baca :

"Saya merasa kecewa, ini bukan masalah anak muda bebas berekspresi, sebab masih banyak anak muda yang mengerti tata krama di sana," kata dia. *

Sumber: Tempo


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB