Pada babak final, Regitha masih membahas tentang globalisasi sebagai topik utama dalam pidatonya dengan judul “The Role of English for Indonesian Culture in Globalization Era”.
“Bagaimana globalisasi memberikan dampak terhadap penggunaan bahasa asing di berbagai sektor khususnya penggunaan Bahasa Inggris yang memainkan peran dalam keberagaman budaya Indonesia dalam mempertahankan dan mempromosikan budaya Indonesia di tingkat Internasional,” tuturnya.
Mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris bukan hal baru bagi Regitha. Sejak masih duduk di bangku menengah atas, alumni MAN 1 Pekanbaru ini kerap tampil dan juara di berbagai perlombaan baik lokal maupun tingkat nasional. Sederet prestasi ini diakui Regitha turut mengantarkannya menjadi salah satu peraih beasiswa PHR 2023 meskipun harus melalui seleksi yang cukup ketat.
Bupati Siak Afni Zulkifli Dialog dengan Mahasiswa di Pekanbaru, Beasiswa Jadi Sorotan
Pemkab Siak Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan di 2026, Skema PKH Dievaluasi
“Berkat sejumlah sertifikat juara tersebut, saya berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pertamina menggunakan beasiswa prestasi Pertamina Hulu Rokan,” kata Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi ini.
Regitha mengaku akan terus mengejar prestasi terutama dalam bidang komunikasi publik (public speaking) seperti pidato dan debat Bahasa Inggris, begitu pula prestasi akademik di kampus. Selain mengikuti lomba akademik, Regitha juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, salah satunya pada Desa Energi Berdikari sebagai bagian dari Aksi Beasiswa Sobat Bumi.