|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan stunsing, Pemerintahan Provinsi (Pemprov Riau) berupaya untuk memenuhi ketersediaan alat antopometri bagi seluruh Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di Provinsi Riau.
Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan anak dan ibu di tingkat masyarakat, serta mempermudah monitoring pertumbuhan dan perkembangan balita.
Alat antropometri ini mencakup timbangan bayi, pengukur panjang badan. Serta pita ukur lengan atas untuk balita.
APBD Riau 2026 Resmi Disahkan, Pemprov Tunggu Evaluasi Kemendagri
Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto telah memerintahkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ketersediaan alat antropometri ditiap posyandu. Ia berkomitmen untuk memenuhi ketersediaan alat antropometri ditiap Posyandu di Provinsi Riau.
"Saya sudah menitip sama tim, saya minta tolong berikan saya data posyandu yang tidak lengkap alat antropometrinya biar kita [Pemprov Riau] persiapkan, jadi tersedia di seluruh posyandu," jelasnya.