|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : rls
Setiap perlengkapan tersebut bukan hanya terlihat seperti persembahan materi pada umumnya, tetapi memiliki arti tersendiri. Lilin merupakan simbol dari penerangan batin yang akan melenyapkan keserakahan, kebencian, dan keegoisan. Harumnya dupa melambangkan harumnya kebajikan bagi seseorang. Jadi, nama baik seseorang akan tersebar ke seluruh penjuru dunia, seperti harumnya dupa yang menyebar ke seluruh penjuru mata angin.
Bunga melambangkan ketidak-kekalan. Bunga mengingatkan kita, bahwa kelak seindah apa pun jasmani yang kita miliki, kita akan tua, sakit, dan meninggal. Air merupakan simbol dari kesucian, kerendahan hati, dan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Buah mengartikan rasa manis dari ajaran Buddha. Selain itu, mengingatkan kita akan “buah” (akibat) dari perbuatan yang telah kita lakukan. Berbuat baik, memperoleh hasil baik. Sebaliknya, berbuat buruk, mendapatkan hasil yang buruk pula.
Setelah Prosesi Puja dilanjutkan pembacaan parita suci oleh umat. Dalam pesan Waisak 2563 BE dengan tema Waisak Tahun ini "Mencintai Tanah Air Indonesia”. Dalam Dhammadesananya Bhante Thiradhammo Thera, menjabarkan Tema Waisak 2563 BE /2019, tema tersebut mengandung makna bahwa manusia yang hidup di dunia ini ditakdirkan berbeda-beda baik warna kulit, suku, agama dan budaya.
Bupati Pelalawan Terima Bantuan Bencana Sumatera dari Kwarcab Gerakan Pramuka 0411
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Namun apabila selalu disertai rasa simpatik dan cinta kasih sayang, semuanya dapat melebur menjadi satu, itulah yang disebut kebhinekaan.
“Kita masing-masing mempunyai keyakinan, kepercayaan, iman sesuai dengan keyakinan masing-masing,” kata Bhante Thiradhammo.