|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : rls
PEKANBARU - Rangkaian kegiatan Waisak 2563 BE/2019 di Persamuan Umat Buddha (PUB) Bodhisatva Mahasthamaprapta yang beralamat di Jalan Sempurna Gang Flamboyan No 2 C Pekanbaru sudah di mulai pada tanggal 10 Mei 2019 dengan pembagian takjil di Jalan Riau.
Dilanjutkan pada tanggal 12 Mei 2019 kunjungan kasih ke Rumah Singgah Alfamart Pekanbaru.
Menurut Suryanti, selaku Ketua PUB Bodhisatva Mahasthamaprapta Pekanbaru, diserahkan bantuan dari para donatur berupa buah-buahan untuk anak-anak penderita kanker dan tumor.
Bupati Pelalawan Terima Bantuan Bencana Sumatera dari Kwarcab Gerakan Pramuka 0411
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Puncak perayaan Hari Tri Suci Waisak 2563/2019 di Persamuan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2019 dengan di hadiri ratusan umat buddha yang di pimpin oleh Romo Sumitomo .E. Di hadiri oleh Dua orang Bhikkhu Sangha Agung Indonesia, yakni Bhante Thiradhammo Thera dan Samanera Sandia Wijaya.
Acara di mulai dengan Prosesi Puja yang di perankan oleh muda/i Persamuan. Prosesi puja merupakan kegiatan yang bertujuan untuk melengkapi altar dengan berbagai perlengkapan seperti pada umumnya. Misalnya, lilin, dupa, bunga, air, dan buah.
Setiap perlengkapan tersebut bukan hanya terlihat seperti persembahan materi pada umumnya, tetapi memiliki arti tersendiri. Lilin merupakan simbol dari penerangan batin yang akan melenyapkan keserakahan, kebencian, dan keegoisan. Harumnya dupa melambangkan harumnya kebajikan bagi seseorang. Jadi, nama baik seseorang akan tersebar ke seluruh penjuru dunia, seperti harumnya dupa yang menyebar ke seluruh penjuru mata angin.
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
Bunga melambangkan ketidak-kekalan. Bunga mengingatkan kita, bahwa kelak seindah apa pun jasmani yang kita miliki, kita akan tua, sakit, dan meninggal. Air merupakan simbol dari kesucian, kerendahan hati, dan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Buah mengartikan rasa manis dari ajaran Buddha. Selain itu, mengingatkan kita akan “buah” (akibat) dari perbuatan yang telah kita lakukan. Berbuat baik, memperoleh hasil baik. Sebaliknya, berbuat buruk, mendapatkan hasil yang buruk pula.
Setelah Prosesi Puja dilanjutkan pembacaan parita suci oleh umat. Dalam pesan Waisak 2563 BE dengan tema Waisak Tahun ini "Mencintai Tanah Air Indonesia”. Dalam Dhammadesananya Bhante Thiradhammo Thera, menjabarkan Tema Waisak 2563 BE /2019, tema tersebut mengandung makna bahwa manusia yang hidup di dunia ini ditakdirkan berbeda-beda baik warna kulit, suku, agama dan budaya.
Namun apabila selalu disertai rasa simpatik dan cinta kasih sayang, semuanya dapat melebur menjadi satu, itulah yang disebut kebhinekaan.
Donasi Rakyat Siak Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Puluhan Truk dari Siak Bertolak untuk Korban Bencana Sumatera
“Kita masing-masing mempunyai keyakinan, kepercayaan, iman sesuai dengan keyakinan masing-masing,” kata Bhante Thiradhammo.
“Waisak merupakan momen mengingatkan umat Buddha untuk meneladani apa yang diajarkan oleh Sang Budha,” ungkapnya.
Melalui makna Hari Suci Waisak diharapkan kondisi selalu damai dan tentram. Ia juga berharap dapat bergandengan tangan dengan semua agama, karena Buddha selalu berpesan hidup rukun, menghormati perbedaan dan rendah hati.
Usai Dilantik, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Pekanbaru Bergerak Galang Bantuan Bencana Sumatera
Pemerintah Segel PT Toba Pulp Lestari dan Tiga Pihak Lain Terkait Banjir Sumatra
Ajaran Buddha selalu mengarahkan umatnya berbuat lebih baik, mengutamakan perdamaian dan mengasihi sesama umat. Ia berharap, umat dapat meneladani Sang Buddha yang mengajarkan tentang kesederhanaan hidup, dengan memilih jalan tengah dalam setiap persoalan yang dihadapi.
Beliau mengatakan bahwa tahapan awal yang diperlukan dari dalam diri sendiri adalah berdamai dengan diri sendiri. Beliau juga menegaskan bahwa kita tidak akan bisa membuat satu pun makhluk di dunia ini berbahagia apabila kita belum mampu berdamai dengan diri sendiri.
Berdamai dengan diri sendiri diwujudkan melalui Jaga Mulut, Jaga Tindakan, Kendalikan Diri.
SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbar
Jumat Berkah di Siak, Bupati Serukan Kepedulian Masyarakat bagi Korban Bencana Sumatera
Rangkaian Perayaan Waisak 2562 B.E / 2018 di Persamuan diakhiri dengan blessing oleh Bhante Thiradhammo, dengan menyanyikan lagu pujian waisak dan ramah.*