POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Mancanegara

Netanyahu Depak Kepala Shin Bet, Israel Kian Terpecah

Senin, 17 Maret 2025 | 11:44:32 WIB

Editor : Apitrajaya

Netanyahu Depak Kepala Shin Bet, Israel Kian Terpecah
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memecat Ronen Bar, Kepala Badan Intelijen Dalam Negeri Shin Bet.

TEL AVIV - Konflik politik di Israel kian memanas setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu resmi memecat Kepala Shin Bet, Ronen Bar. Keputusan ini memperdalam ketegangan antara pemerintah dan badan intelijen dalam negeri tersebut.

Tak hanya itu, Netanyahu juga mengajukan pengaduan terhadap mantan Kepala Shin Bet, Nadav Argaman, yang kini dipanggil kepolisian untuk menjalani interogasi. Langkah ini semakin menegaskan konflik internal di lingkaran kekuasaan Israel.

Menurut laporan Channel 12 Israel, Netanyahu memanggil Ronen Bar untuk pertemuan darurat sebelum mengusulkan pemecatannya kepada pemerintah. Keputusan tersebut mendapat dukungan dari para sekutu sayap kanan Netanyahu, termasuk Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich. Keduanya menilai pemecatan Bar sebagai langkah yang sudah seharusnya dilakukan sejak lama.

Baca :

Sebagai respons, Shin Bet mengeluarkan pernyataan yang menegaskan dedikasi Ronen Bar dalam menjaga keamanan nasional serta membebaskan sandera Israel. Mereka juga membantah segala tuduhan yang dilayangkan terhadapnya.

Ketegangan antara Netanyahu dan Shin Bet meningkat setelah badan intelijen tersebut mengakui kegagalan dalam mengantisipasi serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Netanyahu menilai investigasi Shin Bet atas insiden tersebut tidak memadai, sementara oposisi menudingnya sedang mencari kambing hitam.

Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, mengecam cara Netanyahu memecat Bar dan menuduhnya kehilangan kendali serta mengabaikan nilai-nilai kepemimpinan. Lapid bahkan berencana mengajukan gugatan atas keputusan tersebut ke Mahkamah Agung Israel.

Baca :

Sementara itu, Netanyahu juga melayangkan tuduhan serius terhadap mantan Kepala Shin Bet, Nadav Argaman. Ia menuduh Argaman melakukan pemerasan dan ancaman selama masa jabatannya, bahkan menyamakannya dengan bos mafia. Tuduhan ini semakin memperdalam krisis politik di Israel.

Argaman sendiri tidak tinggal diam. Ia mengisyaratkan bahwa jika Netanyahu bertindak di luar hukum, ia siap mengungkap seluruh informasi yang dimilikinya, termasuk dari pertemuan pribadi dengan sang perdana menteri. Ia juga menyerukan agar perang di Gaza segera dihentikan demi menyelamatkan para sandera.

Dengan semakin tajamnya perpecahan di tubuh pemerintahan Israel, langkah Netanyahu ini bisa menjadi titik balik yang menentukan nasib politiknya ke depan. *

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB