JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa seluruh calon jamaah haji tahun 2025 yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dinyatakan memenuhi syarat istithaah atau kelayakan kesehatan oleh Kementerian Kesehatan.
"Alhamdulillah, saya sudah sampaikan kepada Pak Menteri bahwa untuk jamaah haji reguler dan khusus, pelunasan Bipih sudah surplus. Insya Allah, semua yang sudah melunasi dinyatakan istithaah oleh Kemenkes," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, dalam acara Bimbingan Manasik Haji Nasional di Asrama Haji Jakarta, Sabtu (19/4).
Hilman juga menyebutkan bahwa Kemenag sedang mempercepat proses penerbitan visa haji. Keberangkatan pertama jamaah haji dijadwalkan pada 2 Mei 2025.
Bupati Zukri Lepas 223 Jemaah Haji Pelalawan, Berangkat ke Embarkasi Batam
452 Jemaah Calon Haji Kampar Ikuti Manasik Haji 2026, Bupati Ingatkan Persiapkan Ibadah dengan Baik
"Sampai beberapa hari ke depan, proses visa akan terus kami kebut. Saat ini lebih dari 100 ribu visa sudah diproses. Harapannya, pada 1 Mei 2025 semua calon jamaah sudah berada di asrama, dan keberangkatan dimulai keesokan harinya," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh petugas haji memiliki kewajiban melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
"Manasik ini bertujuan membangun kemandirian dan ketahanan jamaah. Kita ingin jamaah memiliki kesepahaman bersama agar bisa menjalankan ibadah dengan mandiri," tambah Hilman.
PT BSP Lepas 12 Karyawan Berangkat Haji 2026, Manajemen Titip Doa untuk Keberkahan Perusahaan
Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan calon jamaah untuk meluruskan niat, serta mengikuti informasi dan arahan dari Badan Penyelenggara Haji (BPH) dalam menjaga kemabruran haji.
"Niatkan haji murni karena Allah, tanpa embel-embel apapun. Ikuti arahan BPH untuk menjaga kemabruran," pesan Nasaruddin.
Ia juga menekankan bahwa satu kali ibadah haji yang dilakukan dengan niat yang benar sudah cukup.
Raja OTT, Harun Al Rasyid Siap Menjebak Mafia Haji di Meja Transaksi
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
"Nabi Muhammad SAW hanya sekali menunaikan haji. Jadi, tidak perlu berambisi untuk berhaji berkali-kali. Beri kesempatan kepada saudara kita yang lain. Satu haji mabrur nilainya seperti tujuh kali haji," ujarnya.
Acara Bimbingan Manasik Haji Nasional diselenggarakan secara hibrida pada Sabtu, 19 April 2025, di Asrama Haji Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 1.500 jamaah dari wilayah Jabodetabek dan 141.139 jamaah dari seluruh Indonesia melalui sambungan daring di 500 titik. *