SLEMAN - Nama Kasmudjo selama ini kerap dikaitkan dengan Joko Widodo, terutama setelah Presiden ke-7 RI itu menyebutnya sebagai dosen pembimbing semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Namun klaim tersebut kini diluruskan langsung oleh yang bersangkutan.
Saat ditemui di kediamannya di kawasan Pogung, Mlati, Sleman, Rabu (14/5) sore, Kasmudjo menegaskan bahwa dirinya bukanlah dosen pembimbing Jokowi. Bahkan, ia mengaku tidak pernah terlibat dalam proses skripsi atau kelulusan mahasiswa yang kini menjadi mantan kepala negara tersebut.
“Bukan saya pembimbingnya. Pembimbingnya itu Prof. Sumitro. Saya tidak ikut membimbing, tidak menguji, tidak terlibat prosesnya. Jadi saya tidak tahu apa-apa soal ijazah itu,” kata Kasmudjo.
May Day Kondusif Jadi Kunci Investasi dan Kesejahteraan Buruh di Daerah
PT MNS Gelontorkan Rp300 Miliar Bangun Galangan Kapal Terpadu, Siak Bidik Jadi Pusat Maritim Sumatera
Pernyataan ini bertolak belakang dengan narasi yang selama ini dibangun oleh kubu Jokowi, termasuk dalam beberapa kesempatan publik di mana nama Kasmudjo kerap disebut sebagai pembimbing akademik Jokowi.
Kasmudjo juga mengaku tidak pernah melihat langsung bentuk ijazah sarjana Jokowi yang kini tengah menjadi objek gugatan hukum.