|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menyebut Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, sebagai mentor dan sahabat diskusi terkait isu lingkungan.
Pernyataan itu disampaikan saat Lokakarya & Dialog Multipihak Green for Riau Initiative di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Kamis (29/1/2026), yang membahas rencana aksi mitigasi, safeguards, dan peran aktor kunci dalam pembangunan berkelanjutan di Riau.
Suasana akrab terlihat di ruang VVIP Green For Riau Executive Lounge sebelum acara dimulai. Sejumlah bupati dan wakil bupati tampak berbincang hangat dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Kapolda Riau.
Pangdam Tekankan Profesionalisme Media Jaga Stabilitas Riau
Pemko Pekanbaru Siapkan Puluhan Lokasi untuk Koperasi Merah Putih
Dalam sambutan resminya, Kapolda menekankan peran penting para kepala daerah sebagai pendukung utama gubernur dalam menjaga pembangunan berkelanjutan. Ia secara khusus menyoroti kehadiran Bupati Siak.
“Di sini hadir para kepala daerah, bupati dan wali kota, andalan-andalannya Pak Gubernur. Terutama ada Bupati Siak, Ibu Afni,” kata Kapolda. Ia menambahkan bahwa Afni Zulkifli memiliki pemahaman dan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam. “Beliau, Ibu Afni, tidak hanya bupati, tapi juga sahabat untuk diskusi terkait lingkungan. Beliau juga mentor saya soal lingkungan,” ungkapnya.
Kapolda kemudian menjelaskan konsep green policing, pendekatan kepolisian yang menekankan kebiasaan pro-lingkungan. Menurutnya, keadilan harus ditegakkan tidak hanya untuk manusia, tetapi juga untuk alam dan ekosistem.
Pemko Pekanbaru Jadi Daerah Pertama di Riau Terapkan Manajemen Talenta ASN
Perkuat Kolaborasi Polri dan Media, Kabid Humas Polda Riau Kunjungi PWI Riau
“Keadilan juga perlu diwujudkan untuk alam. Karena itu, perlu kerja bersama. Bupati Siak tidak bisa bekerja sendiri memperjuangkan rakyat dan lahan, tapi harus kerja kolaboratif,” tegas jenderal bintang dua tersebut. Ia menekankan bahwa isu lingkungan merupakan isu utama yang dapat mengubah stigma buruk Riau sebagai daerah yang rutin mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Riau harus bisa berubah menjadi paru-paru Indonesia, bahkan paru-paru dunia,” ujarnya. Kapolda juga mendorong inisiatif kepala daerah untuk menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang penghijauan, sebagai landasan hukum memperkuat komitmen perlindungan lingkungan.
Menanggapi itu, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menyampaikan bahwa Kabupaten Siak memiliki kawasan konservasi strategis, yakni Taman Nasional Zamrud, serta komitmen kuat melalui kebijakan Siak Hijau. Ia menekankan bahwa Siak terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Persoalkan Penyitaan Aset, Muflihun Gugat Kapolri dan Kapolda Riau
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
“Siak tentu membutuhkan dukungan semua pihak untuk berkontribusi menjaga target FoLU Net Sink 2030. Apalagi kawasan konservasi Siak juga menjadi benteng terakhir bagi Harimau dan Gajah Sumatera,” kata Afni.