POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Mancanegara / Analisis

Adu Otot AS–Iran Kian Terbuka, Pengamat Dunia Nilai Perang Besar Masih Bisa Dihindari

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:30:00 WIB
Editor : Red | Penulis : Putrajaya
Adu Otot AS–Iran Kian Terbuka, Pengamat Dunia Nilai Perang Besar Masih Bisa Dihindari - Pekanbaruexpress
Militer Iran

PEKANBARU - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Washington mengirimkan tambahan persenjataan dan aset militer ke kawasan Timur Tengah. Di saat yang sama, Iran menyatakan kesiapan menghadapi risiko terburuk. Meski situasi dinilai berbahaya, sejumlah pengamat geopolitik internasional menilai konflik terbuka berskala besar belum menjadi skenario paling mungkin.

Richard Haass, mantan Presiden Council on Foreign Relations (CFR), dalam sejumlah analisisnya menyebut pengerahan kekuatan militer AS di kawasan lebih mencerminkan strategi pencegahan dan tekanan politik dibanding persiapan perang total. Menurut Haass, baik AS maupun Iran sama-sama memahami bahwa perang langsung akan membawa konsekuensi regional dan global yang sulit dikendalikan.

Pandangan serupa disampaikan Suzanne Maloney, analis Iran di Brookings Institution. Ia menilai Washington cenderung menggunakan kombinasi tekanan militer dan diplomasi paksa untuk menahan langkah Iran, terutama terkait isu keamanan regional dan nuklir. Dalam kalkulasi ini, kehadiran militer lebih berfungsi sebagai alat tawar, bukan sinyal invasi.

Baca :

Dari sisi Iran, Sanam Vakil dari Chatham House menilai Teheran kecil kemungkinan memilih konfrontasi langsung dengan AS. Strategi Iran selama ini, menurut Vakil, lebih bertumpu pada respons tidak langsung dan terukur, termasuk memanfaatkan pengaruh kelompok sekutu di kawasan untuk menjaga daya tawar tanpa memicu eskalasi penuh.

Sementara itu, Ali Vaez dari International Crisis Group (ICG) mengingatkan bahaya terbesar justru terletak pada risiko salah perhitungan. Dalam situasi militer yang padat dan penuh tekanan politik, insiden kecil—baik di laut, udara, maupun melalui serangan terbatas—berpotensi memicu eskalasi yang tidak direncanakan oleh kedua pihak.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB