PEKANBARU – Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama sekaligus berdialog dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Pekanbaru.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Mess Mahasiswa Siak, Minggu (8/3/2026) malam, persoalan keterlambatan penyaluran beasiswa daerah menjadi salah satu topik utama yang disampaikan mahasiswa.
Bupati Zukri Lepas 223 Jemaah Haji Pelalawan, Berangkat ke Embarkasi Batam
Kolaborasi BSP–SKK Migas Hijaukan Dayun, Perkuat Ekowisata Berbasis Lingkungan
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab itu menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan mahasiswa.
Selain berbuka puasa bersama, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi daerah maupun kebutuhan mahasiswa selama menjalani pendidikan di Pekanbaru.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, salah satunya terkait keterlambatan penyaluran beasiswa daerah yang selama ini menjadi salah satu penunjang penting dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Lapas Siak Overkapasitas, Bupati Afni Usulkan Pembangunan Fasilitas Baru
Bupati Pelalawan Tinjau Drainase di Pangkalan Kerinci, Instruksikan Normalisasi dan Penanganan Menyeluruh
Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak saat ini menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan anggaran daerah.
Pemerintah harus melakukan penyesuaian dan menentukan skala prioritas dalam penggunaan anggaran, terutama untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami memahami kondisi yang dihadapi adik-adik mahasiswa, terutama terkait beasiswa. Namun saat ini pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan anggaran sehingga beberapa program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Afni.
Utusan Presiden Ingatkan Dokter Spesialis Siak: TPP Hanya Tambahan Penghasilan
Bupati Zukri Lepas Atlet Futsal Pelalawan Ikuti Kejurda Piala Gubernur
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya agar program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak dapat terus berjalan karena pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.
“Pemerintah daerah tetap berkomitmen mencari solusi agar program beasiswa ini bisa terus berjalan, karena pendidikan adalah investasi penting untuk mencetak generasi yang akan membangun Kabupaten Siak ke depan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Afni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai aspirasi, kritik maupun gagasan dari kalangan mahasiswa.
PT MNS Gelontorkan Rp300 Miliar Bangun Galangan Kapal Terpadu, Siak Bidik Jadi Pusat Maritim Sumatera
Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan bagi KTH dalam Pengelolaan Hutan
“Kami sangat terbuka untuk berdialog dengan mahasiswa. Silakan sampaikan ide, kritik maupun masukan secara baik. Pemerintah daerah juga siap memberikan data dan informasi agar persoalan yang ada dapat dipahami bersama,” katanya.
Selain persoalan beasiswa, pertemuan itu juga membahas pengelolaan Mess Mahasiswa Siak di Pekanbaru yang merupakan fasilitas yang disediakan pemerintah daerah bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak.
Ketua RT 05 setempat, Zainal, berharap keberadaan mahasiswa di lingkungan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia juga menilai pentingnya adanya aturan yang jelas bagi mahasiswa yang tinggal di mess serta komunikasi yang baik dengan warga sekitar.
Wabup Siak Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,87 Persen dan Kemiskinan Turun
Perebutan Kursi Direktur BSP Memanas, 10 Nama Lolos Administrasi Siap Uji Kompetensi di Jakarta
“Kami berharap mahasiswa yang tinggal di sini dapat menjaga ketertiban, saling menghormati lingkungan sekitar, serta berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar pengelolaan mess mahasiswa dapat ditata lebih baik melalui kesepakatan aturan bersama sehingga tercipta lingkungan yang tertib dan nyaman.
Menanggapi hal itu, Bupati Afni berharap Mess Mahasiswa Siak tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang diskusi, kolaborasi, dan pengembangan berbagai kegiatan positif mahasiswa.
452 Jemaah Calon Haji Kampar Ikuti Manasik Haji 2026, Bupati Ingatkan Persiapkan Ibadah dengan Baik
Bupati Kampar Respon Pandangan Umum DPRD Terhadap LKPJ 2025, Siap Tindaklanjuti Kritik dan Saran
“Mess mahasiswa ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk mendukung adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami berharap tempat ini dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang diskusi dan kolaborasi bagi mahasiswa,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Afni berharap komunikasi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan melahirkan solusi yang bermanfaat.
“Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Kami berharap adik-adik dapat terus belajar dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Siak, dan kelak kembali untuk berkontribusi membangun daerah,” tutupnya.(inf)