HOME / Opini

Merekonstruksi Penanganan Fakir Miskin: Saatnya Negara Keluar dari Pendekatan Seragam

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:28:36 WIB
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : Deslina
Merekonstruksi Penanganan Fakir Miskin: Saatnya Negara Keluar dari Pendekatan Seragam - Pekanbaruexpress
Ilustrasi/tangkapan layar medsos

Rekonstruksi Penanganan yang Diperlukan

1. Memisahkan Secara Tegas Domain Fakir dan Miskin

Langkah awal adalah membangun klasifikasi yang jelas dalam sistem kebijakan sosial. Fakir harus ditempatkan dalam domain perlindungan sosial penuh (full protection), sementara miskin masuk dalam domain pemberdayaan (empowerment). Tanpa pemisahan ini, kebijakan akan terus bias dan tidak efektif.

Baca :

2. Menggeser Paradigma dari Bantuan ke Tanggung Jawab Negara

Untuk fakir, pendekatan bansos tidak cukup. Negara harus mengembangkan sistem perlindungan permanen, seperti jaminan hidup layak, layanan kesehatan total, serta sistem perawatan sosial berbasis negara dan komunitas. Ini bukan soal belas kasihan, tetapi kewajiban konstitusional.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
1
3
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB