3. Mentransformasi Bantuan untuk Miskin Menjadi Instrumen Mobilitas Sosial
Bagi kelompok miskin, bantuan harus menjadi pintu masuk, bukan tujuan akhir. Program harus didesain untuk mendorong mobilitas sosial, seperti pelatihan kerja berbasis industri, akses permodalan yang berkelanjutan, hingga integrasi ke dalam rantai ekonomi produktif.
4. Reformasi Sistem Data sebagai Fondasi Kebijakan
Syahrul Aidi Kritik Salah Kaprah Penanganan Kemiskinan: Fakir dan Miskin Beda, Kebijakan Jangan Disamaratakan
Penanganan Banjir, Bupati Pelalawan Tegaskan Akan Prioritas Penataan Sungai Kerinci
Selama ini, kaburnya batas antara fakir dan miskin juga dipengaruhi oleh data yang tidak presisi. Rekonstruksi harus dimulai dengan pembaruan basis data yang mampu mengidentifikasi kondisi riil masyarakat secara dinamis dan terukur.
5. Integrasi Peran Negara, Zakat, dan Masyarakat