|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Delvi Adri
PEKANBARU - Perolehan suara di Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU membuat suasana Pemilu 2019 gaduh. Sampai kini, KPU Riau belum bisa menjelaskan banyaknya kesalahan input C1 yang menyebabkan kegaduhan itu.
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, pihaknya sudah menanyakan persoalan itu saat Pleno rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara tingkat Provinsi Riau pada 19 Mei lalu. Sampai kini, Bawaslu Riau belum mendapat jawaban.
"Banyaknya salah input c1 di situng KPU sampai hari ini belum bisa menjelaskan kenapa sampai sekarang banyak terjadi kesalahan input. Dimana sebetulnya persoalan sudah disampaikan di rapat pleno 19 Mei lalu," kata Rusidi saat konferensi pers di Hotel Premiere, Senin (27/5/2019) malam.
Bupati Afni Habiskan Akhir Tahun di Dusun Bedeng yang Belum Ada Listrik
MK Tegaskan Polisi Tak Bisa Duduki Jabatan Sipil Tanpa Lepas Seragam
Kesalahan input ini, kata Rusidi, cenderung merugikan pasangan calon nomor urut 02. "Kita sampai hari ini masih menunggu jawaban KPU berapa C1 yang salah imput, kenapa kesalahan input itu kesannya hanya (merugikan) untuk 02," kata dia.
Menurutnya, persoalan ini perlu disampaikan kepada publik. Agar masyarakat di bawah tidak lagi menganggap KPU terlibat kecurangan sebagai penyelenggara Pemilu.
"Ini perlu dijelaskan, karena KPU tidak pernah mampu menjelaskan kenapa salah input," kata dia.
Suhu Udara Siang Hari di Riau Panas, BMKG: Bisa Capai 36 Derajat Celcius
Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan, Pengusaha Travel Bisa Kehilangan Pangsa Pasar
Rusidi menyebut, sejauh ini ada 164 salah input di Situng KPU. Angka ini juga belum dirilis oleh KPU. Sehingga, masih membuat kegaduhan di masyarakat.
"Ada 164 salah input di situng KPU. KPU belum rilis kesalahan input ini menyebabkan kegaduhan seolah-olah KPU ini dipertanyakan indenpendeainya, karena tidak pernah menjelaskan," kata dia.
Ia menambahkan, sejauh ini, Bawaslu sudah merekomendasikan perbaikan 6.950 C1. Ia menyebut, kinerja yang dilakukan Bawaslu bisa dipertanggungjawabkan, baik secara moril dan juga hukum.
Kapolri Gercep! Tim Reformasi Polri Dibentuk Sebelum Komisi Presiden Disahkan
Denza N9: SUV Bongsor BYD yang Bisa Bikin Rivalnya Panas Dingin
"C1 yang direkomendasikan untuk diperbaiki sebanyak 6.950 C1. Ini sebuah kerja yang dilakukan jajaran Bawaslu se-Riau. Hasil pemilu di Riau bisa dipertanggungjawabkan," jelasnya.*
Studi Mengejutkan: Ganja Bisa Bikin Perempuan Sulit Hamil!
Emado's Kini Hadirkan Makanan Timur Tengah di Pekanbaru