Ia menyebutkan, banyak kasus penyalahgunaan narkotika berawal dari rasa ingin tahu, pengaruh lingkungan pergaulan hingga ajakan teman. Namun, dari sekadar mencoba akhirnya berkembang menjadi ketergantungan yang sulit dihentikan.
“Pengguna narkoba dapat mengalami gangguan kesehatan seperti kerusakan otak, gangguan saraf, gangguan jantung hingga kerusakan organ tubuh lainnya. Bahkan penggunaan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kematian akibat overdosis,” jelasnya.
Selain berdampak pada kesehatan, penyalahgunaan narkotika juga dapat memicu perubahan perilaku. Pengguna narkoba cenderung mudah emosi, kehilangan kontrol diri, mengalami depresi hingga melakukan tindakan kriminal demi memenuhi kebutuhan narkoba.
Tidak hanya itu, dampak narkotika juga sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Banyak pelajar dan mahasiswa yang mengalami penurunan prestasi belajar bahkan putus sekolah akibat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan IPTU Haryanto Alex Sinaga, SH., MH menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan peran bersama seluruh elemen masyarakat.