"Pak Rida memiliki kepedulian sosial dan keagamaan yang tinggi. Beliau banyak membantu pembangunan masjid di lingkungan kami, bahkan menjadi Ketua Pembangunan Masjid Nurul Iman," ungkapnya.
Karena itu, Fachri berharap manajemen Riau Pos Grup dapat mengedepankan penyelesaian yang arif dan bijaksana serta menghormati jasa-jasa pendiri perusahaan yang telah merintis dan membesarkan Riau Pos Grup dari awal.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan perusahaan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah pada masa awal berdirinya.
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Presiden Prabowo Minta Harga TBS Sawit Naik 10 Persen Ikuti Tren CPO Dunia
"Jangan sampai masyarakat Melayu Riau menilai sebuah perusahaan besar melupakan sejarah dan jasa orang yang telah membangunnya dengan sepenuh hati. Menghormati pendiri adalah bagian dari menjaga marwah perusahaan, baik hari ini maupun di masa depan," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Fachri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu yang menghormati para tokoh dan sesepuh. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik melalui dialog dan musyawarah sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.**