|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Red | Penulis : Med
JAKARTA – Gonjang ganjing seputar kemungkinan hadirnyaa mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam acara pemberian gelar tanda jasa oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/11) pagi ini, terjawab sudah. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan tidak menghadiri acara tersebut.
“Ada beberapa yang tidak hadir, dalam kondisi ada yang kurang sehat. Lantas mantan, Pak Siwi orang tuanya dalam kondisi sakit. Dan ada beberapa pejabat yang sekarang masih menjabat, beliau ada tugas khusus. Dan satu, Pak Gatot mantan Panglima ada bersurat dengan Bapak Presiden tidak hadir,” ujar Heru kepada wartawan, sesaat sebelum upacara penganugerahan tanda jasa berlangsung.
Kendati demikian, Heru enggan menjelaskan lebih perinci isi surat yang disampaikan Gatot kepada Presiden Jokowi tersebut. Ia hanya menyampaikan, salah satu alasannya yakni karena pemberian penghargaan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum kondusif.
Wakapolri Gatot Dikukuhkan Jadi Guru Besar Kehormatan Unri
Gatot Cs Temui Hidayat Nur Wahid di DPR, Singgung Kasus UAS
Dia mengatakan, karena tidak hadir, tanda jasa yang rencananya akan diberikan kepada Gatot pun akan diserahkan kepada negara.
“Jadi kalau tidak hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke negara. Tapi detilnya setelah ini kan ada pak Menkopolhukam. Mungkin rincian dari surat itu mungkin bisa nanti dijelaskan,” jelasnya.