POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Politik

Pascapernyataan Puan Maharani

PDIP Akhirnya Absen di Pilkada Sumbar

Minggu, 6 September 2020 | 20:08:29 WIB

Editor : Putra | Penulis : Rizkyan

PDIP Akhirnya Absen di Pilkada Sumbar
Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra

Pekanbaru - Polemik pernyataan Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani berujung dengan dikembalikannya surat dukungan partai tersebut oleh Mulyadi-Ali Mukhni. Sebab, meski tampa dukungan partai ini, mereka tetap bisa lolos pada pencalonan.

Absennya partai berlambang kepala banteng moncong putih itu di Pilkada Sumatera Barat disampaikan Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra. Menurut dia, dengan tidak mengusung pasangan calon, maka itu bisa diartikan sebagai absen dalam proses Pilgub Sumbar.

"Yang pasti kami tidak mengusung pasangan calon, sama artinya absen dalam proses Pilgub (pemilihan gubernur) ini," kata Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra melalui pesan singkat kepada Republika, Ahad (6/9).

Baca :

Proses tahapan Pilgub Sumbar 2020, menurut dia sudah dimulai sejak tahun lalu. Lanjutnya, proses itu sempat tertunda akibat pandemi sehingga sudah melalui waktu dan tahapan yang sangat panjang.

Sedangkan, proses di internal partai dimulai saat para calon mendaftar. Partai, sambung dia, kemudian mempelajari secara seksama antara lain rekam jejak, elektabilitas yang diukur dengan metode survei sebelum diambilkan keputusan.

Sehingga akhirnya, PDIP akhirnya memberikan rekomendasi kepada pasangan Mulyadi-Ali Mukhni sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar. Keputusan ini menunjukan bahwa PDIP benar-benar melakukan seleksi calon secara objektif karena meskipun keduanya merupakan kader Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Baca :

DPD Sumbar sendiri, saat ini tengah menunggu instruksi selanjutnya dari DPP PDIP terkait langkah mereka dalam Pilkada tingkat provinsi di Sumbar. Dia meminta kader PDIP untuk tetap menjalankan perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri "Terkait dukung mendukung tentu kami menunggu instruksi DPP Partai," katanya.

Seperti diketahui, Ali Mukhni memberikan pernyataan melalui video bahwa ia dan Mulyadi hanya diusung oleh Demokrat dan PAN ketika mendaftar di KPUD. Keduanya sepakat mengambil keputusan itu setelah mendengar masukan dari berbagai pihak.

Dia menyatakan bahwa pihaknya mengembalikan SK rekomendasi dukungan PDIP karena didorong oleh masyarakat Sumbar di ranah Minang maupun di rantau dan masukan dari banyak tokoh masyarakat Minang. Mereka mengaku kecewa terhadap pernyataan Puan Maharani.

Baca :

Sebelumnya, saat mengumumkan rekomendasi calon kepala daerah Sumbar, Puan berharap agar provinsi tersebut mendukung negara Pancasila. Kendati, Puan tidak menjelaskan lebih lanjut maksud pernyataannya itu. Adapun dalam Pilkada Sumbar, PDIP mendukung pasangan Mulyadi-Ali Mukhni.

"Untuk Provinsi Sumatra Barat rekomendasi diberikan kepada Mulyadi dan Ali Mukhni. Semoga Sumatra Barat bisa menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila," katanya. (*)

Sumber: Republika.

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
siak
Bupati Siak Rangkul Lawan Politiknya, Afni: Kami Sudah Move On
Jumat, 9 Januari 2026 | 12:49:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB