|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : apitrajaya | Penulis : Ahmad Rafles
PEKANBARUEXPRESS(PANGKALANKERINCI)-Pembangunan Pabrik Industrial Vegetable Oil (IVO) di Kabupaten Pelalawan akan jadi kenyataan. Bahkan Presiden RI Jokowi Dodo melalui Kementerian Koperasi telah melakukan kunjungan ke daerah ini, guna merealisasikan pembangunan pabrik tersebut.
Hal ini disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris melalui Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir HM Syahrul Syarif, Selasa (27 Oktober 2020) di ruang kerjanya, usai menerima kunjungan pejabat tinggi negara tersebut.
"Insyaallah, Pembangunan Pabrik IVO (Industrial Vegetable Oil) di Kabupaten Pelalawan akan jadi kenyataan dan akan direalisasikan secepatnya," jelas HM Syahrul Syarif.
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Pemerintah Segel PT Toba Pulp Lestari dan Tiga Pihak Lain Terkait Banjir Sumatra
Bahkan sambung Syahrul, pembangunan Pabrik IVO (Industrial Vegetable Oil) oleh 9 koperasi di Pelalawan telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Dimana Pelalawan ditunjuk sebagai lokasi Pilot Project di dalam Program Startegis Nasional pemerintahan Jokowi.
Bahkan sejumlah petinggi Kemenkop UKM, Ahmad Zabadi SH MH, (Deputi Pengawasan), dan Rulli NuryantoSE MSi (Deputi Kelembagaan serta Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), sudah melakukan kunjungan ke Pelalawan dalam rangka memberikan dukungan merealisasikan pembangunan Pabrik IVO (Industrial Vegetable Oil) oleh 9 koperasi di Pelalawan.
Nantinya lanjut HM Syahrul Syarif, Pembangunan Pabrik IVO akan memproduksi BBN (Bahan Baku Nabati) berbasis kelapa sawit. Lebih jauh disampaikannya, pendirian Pabrik IVO ini direncanakan berlokasi di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Ukui, Kecamatan Langgam dan Kecamatan Pangkalan Kuras.
Biaya Haji 2026, Embarkasi Batam Sebesar Rp54.125.422 Per Jemaah
Nusron Wahid: Pembabatan Hutan Tanpa Tata Ruang Jadi Pemicu Banjir Besar di Sumatra
"Tiga pabrik ini nantinya akan memenuhi kebutuhan co-processing kilang minyak Pertamina di Dumai dan siap diekspor keluar negeri," imbuhnya.
Sementara pertemuan dengan utusan pemerintah pusat ini dilangsungkan di kantor koperasi di Kecamatan Ukui.
"Kunjungan ini diterima langsung oleh Bupati Pelalawan bersama sejumlah perangkat daerah, seperti Kepala Bappeda, Dinas Koperasi, BPKAD, DLH, DPMPTSP, Balitbang, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta camat dan kepala desa serta Pengurus Koperasi di Kabupaten Pelalawan" tutupnya.