|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARUEXPRESS(JAKARTA)-- Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11) meminta agar setiap opsi perihal pangkas libur panjang akhir tahun dibicarakan kembali, termasuk dengan menteri yang tidak hadir dalam rapat tersebut.
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terkait rencana memangkas libur panjang akhir tahun 2020 masih akan dibicarakan kembali. Sektor pariwisata jadi salah satu pertimbangannya.
"Sesuai arahan presiden agar dibicarakan kembali dengan beberapa menteri dan lembaga terkait yang waktu rapat tadi tidak diundang/hadir," kata Muhadjir melalui pesan singkat.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
Genap Setahun, Pemerintahan Prabowo-Gibran Catat Lompatan Besar di Sektor Energi dan Hilirisasi Hijau
Dia mengatakan ada sejumlah pertimbangan berkaitan dengan keputusan pangkas libur panjang akhir tahun diminta untuk dibicarakan kembali. Salah satunya berkaitan dengan pelaku usaha di sektor pariwisata yang berharap cuan saat libur panjang.
"Betul (para pelaku wisata). Waktu rapat juga sudah saya sampaikan kepada Bapak Presiden," ujarnya.