|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Bisnis | Penulis : Bisnis
JAKARTA – Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat meledak pada Senin dini hari (29/3/2021). Penyebab kebakaran kilang minyak Balongan masih dalam proses investigasi dari pihak terkait. Selain itu, dengan terjadinya kebakaran ini akses beberapa jalan di wilayah Balongan ditutup sementara hingga situasi terkendali.
Seperti diketahui, kilang minyak milik Pertamina yang terletak di Balongan Kabupaten Indramayu merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
1. Dibangun Sejak 1990 Dilansir dari pertamina.com, RU VI Balongan mulai beroperasi sejak 1994. Kilang ini berlokasi di Indramayu (Jawa Barat) sekitar ±200 km arah timur Jakarta, dengan wilayah operasi di Balongan, Mundu dan Salam Darma. Bahan baku yang diolah di Kilang RU VI Balongan adalah minyak mentah Duri dan Minas yang berasal dari Propinsi Riau.
Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan di Tesso Nilo di Riau
Danantara Mulai Pendanaan Proyek Strategis, Kilang Minyak Jadi Prioritas
2. Pemasok Utama BBM ke Ibu Kota Kilang Balongan yang digadang sebagai kilang minyak terbesar se-Asia Tenggara ini adalah pemasok utama BBM ke wilayah DKI Jakarta. Selain itu, kilang minyak Balongan juga memasok ke wilayah Banten dan beberapa wilayah di Jawa Barat.
3. Lahan Bisnis yang Menarik Keberadaan RU VI Balongan sangat strategis bagi bisnis PT Pertamina maupun bagi kepentingan nasional. Sebagai Kilang yang relatif baru dan telah menerapkan teknologi terkini, Pertamina RU VI mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Dengan produk-produk unggulan seperti Premium, Pertamax, Pertamax Plus, Solar, Pertamina DEX, Kerosene (Minyak Tanah), LPG, Propylene, Pertamina RU VI mempunyai kontribusi yang besar dalam menghasilkan pendapatan baik bagi PT Pertamina maupun bagi negara.