POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Mancanegara

Serangan Terencana terhadap Umat Muslim di Kanada

Selasa, 8 Juni 2021 | 13:40:54 WIB
Editor : red | Penulis : PE*
Serangan Terencana terhadap Umat Muslim di Kanada - Pekanbaruexpress
Ilustrasi penolakan Islamofobia. (Reuters/Justin Tallis/CNN)

"Kebencian dan Islamofobia tak punya tempat di Ontario. Tindakan kekerasan seperti ini harus berhenti," ucapnya.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, juga berkata, "Islamofobia tak punya tempat di dalam komunitas kami. Kebencian ini harus berhenti."

Serangan terhadap umat Muslim di Kanada memang bukan kali ini saja.

Baca :

Baca juga: Penyerang Masjid Quebec Terinspirasi Aksi Anti-Imigran Trump
Menurut berbagai sumber, di tahun 2015, polisi di seluruh Kanada mencatat ada 159 kejahatan rasial yang ditargetkan kepada umat Muslim. Jumlah itu naik tiga kali lipat dari tahun 2012, yang berdasarkan data mencapai 45 kasus.

Dilansir The Guardian, menurut Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM), sepanjang 2015 hingga 2019, lebih dari 300 insiden terjadi, termasuk lebih dari 30 tindakan kekerasan fisik.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Solo
Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:54:35 WIB
Riyadh
MBS Tegaskan Saudi Tak Akan Jadi Basis Serangan ke Iran
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:46:43 WIB
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB