|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE*
JAKARTA-- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis izin penggunaan vaksin Covid-19 pada anak usia 12-17 tahun. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac dari PT Bio Farma (Persero).
Dalam unggahan di akun Twitter resminya, BPOM menyebut keputusan ini diambil berdasarkan kajian BPOM bersama Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Program pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak sudah dimulai sejak akhir bulan lalu, bertepatan pada Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap 29 Juni. Program ini dilakukan secara bertahap dan diprioritaskan di Pulau Jawa.
Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan di Tesso Nilo di Riau
Oknum TNI Tembak Kepala Security Ternyata Hoax, ini Faktanya
Adapun fakta-fakta seputar vaksinasi Covid-19 anak usia 12-17 tahun sebagai berikut.
1. Diberikan 2 dosis
Vaksinasi diberikan dua dosis dengan dua jadwal penyuntikan. Jarak antara penyuntikan dosis pertama dan kedua adalah 4 minggu (0-28 hari). Dosis yang diberikan sama seperti yang diterima kelompok orang dewasa yakni masing-masing 0,5 mL.
Sebelumnya, sempat beredar bahwa dosis vaksin Covid-19 pada anak hanya setengah dari orang dewasa. Namun, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi membantah hal tersebut.
PWI Jaya Tetap Solid, Jangan Ada Pemelintiran Fakta Hukum Terkait Putusan 591/Pdt.G/2024/PN Jakpus
Didampingi Sang Isteri dan Anak, Ahmad Yuzar Lancar Bacakan Fakta Integritas dan Ini Program Kerja
"Tidak benar, dosis [vaksin Covid-19) usia 12-17 tahun 0,5 ml dan rentang dua kali," katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu
2. Efek samping
Melihat hasil uji klinis fase I dan II vaksin Sinovac di China, relawan berusia 12-17 tahun mengalami efek samping ringan hingga sedang. Sebanyak 550 anak dilaporkan tidak mengalami efek samping berat atau serius.
Laporan yang paling banyak diterima adalah rasa nyeri di area suntikan. Sementara itu efek samping sistemik seperti demam dan hidung berair terjadi cukup banyak pada kelompok usia 3-11 tahun daripada kelompok usia 12-17 tahun.
Walhi Tuding Pernyataan Cawapres Gibran Rakabuming Raka Tak Sesuai Fakta
Ini Fakta-fakta yang Menjerat Andhi Pramono, Jadi Broker hingga Cuci Uang
Sebelum mengikutsertakan anak dalam program vaksinasi Covid-19, ahli mengingatkan agar orang tua memeriksakan kondisi kesehatan anaknya terlebih dahulu.
Sumber: CNN