|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : dasmun
RENGAT- Terdapat sekitar 7.801 surat suara yang rusak masih menunggu penggantinya dari Komisi Pemilihan Umun (KPU) RI. Sebelum dilaksanakan pendistribusian ke TPS diseluruh wilayah oleh KPU Kabupaten Inhu.
Dari data yang diperoleh 7.801 surat suara yang rusak di antaranya untuk Capres dan Cawapres sejumlah 1.637 lembar, lalu untuk DPR RI 5.359 dan untuk DPD masih kekurangan sebanyak 805 lembar surat suara.
"Jika nanti surat suara sudah tiba di Inhu akan langsung disortir dan dilakukan pelipatan kertas surat suara," ujar Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Dwi Apriansyah Indra kepada wartawan, Senin (8/4).
Ribuan Warga Padati Kampar Utara, Rela Berjalan Ratusan Meter Demi Saksikan Pembukaan MTQ ke-54
Ribuan Warga Kepung Kantor Gubernur Riau, Tuntut Kepastian Nasib di Tesso Nilo
Dijelaskannya, kekurangan surat suara tersebut diperkirakan akan tiba di Inhu 11 April mendatang. "Masih menunggu distributor dari KPU RI," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Inhu, Yenni Mairida mengatakan, di Inhu ada empat Daerah Pemilihan (Dapil). Untuk pelipatan surat suara Dapil empat sudah diselesaikan pada Sabtu (6/4) lalu.
"Surat suara Dapil empat selesai dilipat Sabtu lalu, begitu juga surat suara Dapil tiga juga sudah selesai dilipat hari Jumat," kata Yenni.
Ribuan Masyarakat Siak Antusias Hadiri Pesta Rakyat Sambut Pemimpin Baru Afni- Syamsurizal
OJK Siapkan Pemblokiran Ribuan Rekening Terkait Bos Judi Online
Sebelumnya, pelipatan surat suara Dapil tiga sempat direkomendasikan dihentikan karena ditemukan bercak. Namun berdasarkan arahan dari KPU RI dan KPU Riau, pelipatan surat suara Dapil tiga akhirnya dilanjutkan.
Setelah menuntaskan pelipatan, Selasa (9/4) besok KPU Inhu akan melakukan pengesetan surat suara ke dalam kotak suara. Menurut Yenni, yang pertama kali diset adalah surat suara Dapil Dua. "Surat suara dimasukkan dalam sampul dan dimasukan dalam kotak. Kemudian yang melakukan penguncian adalah PPK," ungkapnya. *