POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR

Komahi FISIP Unri Kecewa Vonis Hakim, Desak JPU Ajukan Kasasi

Rabu, 30 Maret 2022 | 19:03:57 WIB

Editor : Rinalti Oesman | Penulis : DL

Komahi FISIP Unri Kecewa Vonis Hakim, Desak JPU Ajukan Kasasi
Ilustrasi: Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (Komahi) FISIP UNRI kecewa berat dengan Keputusan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru yang memvonis bebas Syafri Harto, tersangka dugaan pencabulan mahasiswi Unri. (int)

PEKANBARU -- Keputusan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru yang memvonis bebas Syafri Harto, membuat Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (Komahi) FISIP UNRI kecewa berat.

Syafri Harto, Dekan Fisip UNRI nonaktif itu sebelumnya merupakan terdakwa kasus pelecehan mahasiswi UNRI.

Untuk itu Komahi mendesak Korps Adhyaksa segera melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.  Pasalnya putusan tersebut dinilai tidak adil bagi korban pelecehan seksual. 

Baca :

" Kami Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (Komahi) FISIP UNRI mendesak Korps Adhyaksa segera melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung," ujar Kelvin Hardiansyah, Mayor Komahi FISIP UNRI, Rabu (30/3/2022). 

Kelvin Hardiansyah, mengaku sangat kecewa atas vonis bebas yang diberikan hakim kepada terdakwa dugaan pencabulan mahasiswi Hubungan Internasional berinisal L. 

“ Kami hormati putusan itu. Tapi, kami sangat kecewa dan menyayangkan vonis hakim. Hari ini, kami mendengarkan ketidakadilan di ruang Pengadilan (Negeri Pekanbaru)," jelasnya dengan nada kecewa.

Baca :

Kelvin mengatakan, pengadilan mereka lihat tidak lagi sebagai tempat mencari keadilan bagi para pejuang pelecehan seksual,” ucapnya dengan kecewa.

Namun ditambahkannya, JPU masih bisa melakukan upaya hukum yaitu kasasi ke Mahkamah Agung. 

 “ Tadi dipersidangan masih menyatakan pikir-pikir. Tapi  kami meminta JPU untuk melakukan upaya kasasi ke MA,” harapnya. 

Baca :

Diberitakan sebelumnya Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memvonis bebas Dekan FISIP Universitas Negeri Riau nonaktif Syafri Harto. 

Dosen UNRI tersebut dinyatakan tidak terbukti melakukan pencabulan terhadap mahasisiwi Hubungan Internasional berinisial L. Hakim juga memerintahkan JPU mengeluarkan terdakwa dari tahanan, serta hak dan martabatnya dipulihkan.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Batang Tuaka
Cuci di Sungai Sore Hari, Nenek 65 Tahun di Inhil Diterkam Buaya 3 Meter
Senin, 19 Januari 2026 | 00:05:05 WIB
Sumatera Barat
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:10:09 WIB
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
Malang
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB