|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Turki mengklaim bahwa Indonesia dan Malaysia tertarik membeli drone bersenjata buatan perusahaan pertahanan Ankara, Baykar.
"Banyak negara Asia, terutama Malaysia dan Indonesia, menunjukkan ketertarikan yang besar pada produk industri pertahanan kami," ujar Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, saat konferensi pers di Tokyo, Senin (28/9-2022).
Seperti dilansir Reuters, ia kemudian berujar, "Kesepakatan tengah ditandatangani. Kami dengan senang hati [juga] akan memenuhi kebutuhan drone Jepang."
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Luhut Bantah Narasi Menteri Pertahanan Soal Bandara IMIP 'Negara dalam Negara'
Reuters melaporkan bahwa ketertarikan terhadap drone Turki memang meningkat setelah bukti keberhasilan senjata itu saat dipakai di berbagai tempat konflik, seperti Suriah, Ukraina, dan Libya.
Pada 21 September, Reuters melaporkan Baykar mengirimkan 20 drone bersenjata ke Uni Emirat Arab bulan ini.
Dilansir CNNIndonesia.com yang sudah menghubungi juru bicara Menhan Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk meminta konfirmasi mengenai ketertarikan Indonesia untuk membeli drone Turki. Namun, dia tak segera memberikan respons.
Luhut Klarifikasi Bandara IMIP: Fasilitas Investor, Bukan Bandara Internasional
Gubri Apresiasi Ajang Anugerah Media Siber Indonesia SMSI Riau; Ini Motivasi dan Refleksi bagi Penerima
Indonesia sendiri tercatat beberapa kali membeli senjata dari Turki, salah satunya anti-torpedo. Kesepakatan itu terjalin pada 2019 lalu.
Dalam kesepakatan itu, RI membeli sistem anti-torpedo kapal selam, yang mencakup sistem pengacau atau jammer ZOKA dan alat umpan pada 22 Oktober 2019, demikian laporan Janes.com.
Alat pengacau itu bekerja dengan memancarkan suara yang memenuhi frekuensi operasi akustik torpedo, sementara umpannya dapat diprogram untuk mensimulasikan karakteristik akustik dan hidrografik kapal selam induknya.
Pastoor Sindir PSSI: Indonesia Masih Jauh dari Level Piala Dunia
Polisi Bingung Siapa Bjorka yang Asli
Alat dan sistem itu akan disematkan di kapal selam Nagapasa Tipe 209/1400.
Indonesia vs Arab Saudi Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Arab Saudi Tebar Psywar Jelang Duel Kontra Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber: CNNindonesia.com