POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Nusantara

Dewan Pers Dorong Media Bangun Kepercayaan Publik 

Senin, 10 April 2023 | 20:10:32 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Dewan Pers Dorong Media Bangun Kepercayaan Publik  - Pekanbaruexpress
Kantor Dewan Pers

JAKARTA - Dewan Pers Indonesia mendorong media arus utama untuk membangun kepercayaan publik melalui konten atau berita yang berkualitas, apalagi ketika melakukan produksi maupun distribusi berita melalui pemanfaatan media sosial.

Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Pers Dewan Pers Paulus Tri Agung Kristanto mengatakan media sosial memang menjadi sumber informasi pertama yang paling banyak diakses masyarakat. Namun, media-media arus utama juga menjadi rujukan untuk memverifikasi kebenaran informasi yang didapatkan dari media sosial.

Sesuai dengan peraturan atau pedoman Dewan Pers, Agung mengatakan terdapat dua jenis akun media sosial yang masuk dalam wilayah perlindungan Dewan Pers yaitu media sosial yang terafiliasi langsung dengan perusahaan pers dan media sosial yang dikelola oleh wartawan atau pekerja media yang terafiliasi langsung dengan perusahaan pers.

Baca :

"Ini dua-duanya dilindungi oleh Dewan Pers. Dan Dewan Pers punya kewajiban untuk mendorong mereka trusted, membangun kepercayaan publik," kata Agung dalam diskusi media di Jakarta, Senin.
 
Di samping itu, dia mengingatkan bahwa akun media sosial yang dikelola oleh wartawan atau pekerja media yang tidak terafiliasi dengan perusahaan pers serta media sosial yang dikelola oleh para kreator konten tidak masuk dalam wilayah perlindungan Dewan Pers dan tidak menjadi bagian dari media arus utama.

Saat ini, kata Agung, media sosial memang tidak hanya digunakan untuk mendistribusikan konten berita melainkan juga dimanfaatkan sebagai wadah atau platform baru bagi pers. Oleh sebab itu, walaupun melalui media sosial, konten yang diproduksi maupun yang didistribusikan tetap menjadi bagian dari pers.

"Mereka adalah media sosial tetapi menjadi bagian dari media arus utama sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999. Ini yang kita perhatikan betul, didorong untuk kemudian kualitasnya menjadi kualitas yang baik, kontennya menjadi kualitas yang baik sehingga kemudian menimbulkan kepercayaan publik," ujarnya seperti dikutip antaranews.

Baca :

Menurut Agung, kepercayaan publik pada media arus utama juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan platform seperti algoritma dari Google. Tahun ini, Google disebut tak lagi memprioritaskan konten umpan klik (clickbait) sehingga media arus utama, termasuk yang menggunakan media sosial untuk distribusi maupun produksi konten, harus membuat berita-berita yang berkualitas.

"Media arus utama termasuk yang menggunakan media sosial untuk mendistribusikan dan menjadi platform-nya mau tidak mau harus membangun berita-berita yang berkualitas, konten-konten berkualitas sehingga membangun kepercayaan,"  Agung mengharapkan. *
 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Solo
Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:54:35 WIB
Riyadh
MBS Tegaskan Saudi Tak Akan Jadi Basis Serangan ke Iran
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:46:43 WIB
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
1
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB