|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Yudo menjelaskan, 291 WNI yang akan dijemput oleh tim evakuasi esok merupakan WNI prioritas, di antaranya anak-anak, ibu hamil, orang tua, dan WNI yang sedang sakit.
Untuk itu, pemerintah juga memberangkatkan dokter dalam tim evakuasi tersebut, untuk mengantisipasi jika diperlukan evakuasi darurat.
"Dari Kementerian Luar Negeri diutamakan yang tadi, ada ibu hamil, ada yang sakit juga, ada orang tua dan anak-anak. Mungkin nanti akan kita dahulukan itu," jelas Yudo dikutip beritasatu.
Cegah Keracunan! TNI Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis
Panglima TNI Ingatkan Penggunaan Strobo dan Sirene Sesuai Aturan
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengkonfirmasi proses evakuasi yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia.
Retno menyampaikan per Senin (24/4/2023) pagi, evakuasi tahap pertama sedang dilakukan. Sebanyak 538 WNI saat ini tengah beristirahat di rumah persinggahan di Port Sudan, sebelum diberangkatkan menuju Jeddah melalui jalur laut dan dievakuasi ke Indonesia.