|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA-- Aksi penembakan terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5) siang. Dalam peristiwa itu, satu orang ditangkap polisi.
Namun, belakangan polisi menyatakan pelaku meninggal dunia. Belum dijelaskan alasan pelaku meninggal.
Adapun kronologi penangkapan pelaku hingga dinyatakan tewas yaitu sebagai berikut.
Perkuat Kinerja Organisasi, Imigrasi Pekanbaru Lantik Pejabat Baru
Pasca Kantor Bupati Inhil Terbakar, Anggota DPRD Riau Minta PLN Upgrade Instalasi
Pelaku datang pukul 11.24 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan kejadian bermula saat pelaku memaksa bertemu pimpinan MUI di kantor pada sekitar pukul 11.24 WIB.
Pihak keamanan internal MUI sempat menginterogasi pelaku yang memaksa bertemu pimpinan tanpa alasan.
Lepaskan peluru
Setelah tak diperbolehkan menemui pimpinan MUI, pelaku melepaskan tembakan dengan air soft gun. Akibatnya, dua staf MUI terluka karena terkena serpihan kaca dan gesekan peluru.
Toreh Prestasi, Imigrasi Pekanbaru Sabet Juara II AHII 2025
Dekatkan Layanan ke Generasi Muda, Imigrasi Pekanbaru Hadir di SMK Negeri 5 Pekanbaru
Usai penembakan, pelaku mencoba melarikan diri. Namun, ia berhasil diringkus oleh petugas keamanan dalam atau pamdal MUI.
Pelaku pingsan
Setelah dikejar dan berhasil ditangkap oleh petugas keamanan, pelaku pingsan. Kemudian, pelaku dibawa ke markas polsek terdekat.
"Dikejar dan diamankan. Saat diamankan, beberapa saat tersangka ini pingsan," ucap Karyoto.
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Diduga Terkait Kasus Korupsi Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
KPK Geledah Lanjutan di Kantor PUPR Riau hingga 6,5 Jam
Dibawa ke puskemas, dinyatakan wafat
Setelah itu, polisi membawa pelaku ke Puskesmas Menteng untuk mendapatkan perawatan. Namun, dokter menyatakan pelaku meninggal dunia.
"Pada saat diperiksa oleh dokter puskesmas, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," ujar Karyoto.
Ia menuturkan kepolisian belum bisa mengonfirmasi identitas pelaku. Namun, polisi telah memegang KTP pelaku yang ditemukan di lokasi kejadian.
Kejati Kepri Geledah Kantor Jasa Kapal Batam, Ungkap Dugaan Korupsi Rp4,4 Miliar
Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Unit Layanan Paspor di Mal Ciputra Seraya
"Kami akan berkomunikasi dengan Polda Lampung arena yang bersangkutan ber-KTP domisili Lampung. Anggota kami akan segera ke Lampung berkoordinasi," katanya.
Sumber: CNNindonesia