POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Hukum

Firly Bahuri Bantah Isu Pemerasan

SYL Akui Diperiksa Polda Metro terkait Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK

Kamis, 5 Oktober 2023 | 21:31:47 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Antaranews
SYL Akui Diperiksa Polda Metro terkait Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK - Pekanbaruexpress
Mentan Sahrul Yasin Limpo dan Ketua KPK, Firly Bahuri

JAKARTA - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), memberikan keterangan pers di Nasdem Tower, Jakarta, pada Kamis (5/10/2023). Dalam keterangannya, SYL menyampaikan bahwa ia telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh Pimpinan KPK. Sebelumnya, KPK telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Syahrul Yasin Limpo pada Kamis (28/9) hingga Jumat (29/9) terkait dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian.

Menanggapi dugaan kasus tersebut, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, meminta SYL segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian untuk menghormati proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. (FOTO: Republika/Thoudy Badai)

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, saat memberikan keterangan pers penahanan Mantan Wali Kota Bima, Muhammad Lutfi, di Gedung KPK, Jakarta, pada Kamis (5/10/2023), membantah isu dugaan pemerasan oleh Pimpinan KPK dalam menangani kasus rasuah di Kementerian Pertanian (Kementan). Firli memastikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak pernah dilakukan oleh Pimpinan KPK atau koleganya di KPK.

Baca :

"Faktanya, hal tersebut tidak benar dan tidak pernah dilakukan oleh Pimpinan KPK," kata Firli kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2023).

Firli juga mengakui bahwa dirinya sering berolahraga bulutangkis. Namun, ia menegaskan bahwa isu mengenai pemberian uang kepadanya tidak pernah terjadi.

"Tempat itu adalah tempat terbuka, jadi saya kira tidak akan pernah ada hal-hal orang bertemu dengan saya atau apalagi kalau seandainya ada isu bahwa menerima sesuatu sejumlah satu miliar dolar (Singapura), itu saya pastikan itu tidak ada, saya pastikan tidak ada," tegas Firli.

Baca :

Di samping itu, mantan Kabaharkam Polri ini juga menegaskan bahwa Pimpinan KPK bekerja sesuai aturan yang berlaku. Firli menduga bahwa ada pihak yang sengaja memanfaatkan namanya untuk melakukan penipuan.

Sebab, jelas dia, kejadian seperti pernah terjadi terhadap pimpinan maupun pegawai KPK. Ia menyebut bahwa ada pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan foto pejabat KPK untuk meyakinkan pihak lain.

“Saya enggak tahu siapa yang melakukan itu dengan meminta segala sesuatu,” ungkap dia.

Baca :

Sebelumnya, sopir pribadi Mentan SYL dikabarkan dipanggil penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Polda Metro Jaya belum bersedia memberikan konfirmasi terkait beredarnya surat panggilan tersebut.

Surat panggilan yang beredar tersebut bernomor Nomor: B/10 339 MII/RES.3.3./2023/Ditreskrimsus dan diperuntukkan kepada sopir pribadi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, tersebar di kalangan awak media. Dalam surat itu, Heru diminta menemui penyidik pada Senin, 28 Agustus 2023, pukul 09.30 WIB di ruang pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pemanggilan yang bersangkutan diminta memberikan klarifikasi terkait dengan kasus yang sedang ditangani oleh Subdit V Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Subdit V Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan yang dilakukan oleh Pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2021.

Baca :

"Untuk kepentingan proses penyelidikan, dimohon kepada saudara untuk hadir guna memberikan keterangan," dikutip dari surat panggilan yang Surat panggilan itu juga telah ditandatangani oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak pada 25 Agustus 2023.

Diketahui, KPK saat ini memang tengah melakukan penyidikan kasus rasuah di Kementan. Lembaga antikorupsi ini mengaku sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Namun, hingga kini identitas para tersangka itu belum diumumkan secara resmi. Beredar kabar bahwa Mentan Syahrul Yasin Limpo, Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat Pertanian Kementan Muhammad Hatta diduga terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.

Baca :

Dalam kasus ini, KPK menyebut, terdapat tiga klaster korupsi yang ditangani tim penyidik. Antara lain, yakni pemerasan dalam jabatan, dugaan penerimaan gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sumber: Antaranews


Pilihan Editor
Berita Lainnya
LOS ANGELES
Studi Ungkap Kendaraan Listrik Turunkan Polusi Udara dan Risiko Penyakit
Senin, 26 Januari 2026 | 11:56:27 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB