|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU- Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bersama pendamping dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkunjung ke PWI Riau di Jl. Ariffin Ahmad, Senin (16/10/2023).
Mereka disambut Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Organisasi Raja Isyam Azwar, Sekretaris PWI Riau Anthony Harry dan Ketua Dewan Penasehat, Kazzaini KS beserta sejumlah pengurus.
Kunjungan Polbeng yang merupakan Tim Penguatan Ekosistem Kemitraan Riau ini guna meminta dukungan PWI Riau dalam publikasi program vokasi di Riau, yakni Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Konjen Jepang Puji Riau, Tertarik Budaya Melayu hingga Kuliner Khas
Program ini diharap dapat berkontribusi pada pembangunan daerah yang berdasarkan pada kebutuhan dan potensi.
Ketua Tim Penguatan Ekosistem Kemitraan Riau, M. Alkadri Perdana dalam penjelasannya mengatakan, Program Penguatan Ekosistem Kemitraan bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara entitas pendidikan vokasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di daerah.
"Inovasi penguatan ekonomi daerah ini disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Misalnya di Riau, apa potensinya? Sawit atau minyak, di sinilah kita akan melakukan kajian tentang itu. Outputnya nanti bisa kita serahkan ke Pemerintah Provinsi Riau sebagai acuan kebijakan," ujar Alkadri.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
Menurut Alkadri, media massa memiliki peranan penting untuk mensukseskan program vokasi ini. Sebab media memiliki jangkauan yang luas ke masyarakat, hingga sangat efektif untuk mensosialisasikan program penguatan ini.
"Kolaborasi dengan media penting, karena kebijakan yang tidak didukung media akan sulit berjalan," ujar Alkadri.
PWI Siap Dukung Vokasi
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Sementara itu Ketua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang menyatakan siap mendukung program penguatan vokasi di Riau.
Menurut Zulmansyah, PWI Riau saat ini memiliki sekitar 1.000 lebih anggota. Mereka adalah wartawan yang tergabung di 1.400 media di Riau.
Pertumbuhan media di Riau menurut Zulmansyah sangat pesat, seiring booming media online. Ada sekiar 4.400 media di Riau, yang didominasi media online.
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Kemudahan syarat dalam mendirikan media berbasis online, membuat banyak wartawan yang akhirnya membuka media sendiri.
"Tetapi dari 4.400 media itu baru 5 persen yang terverifikasi di Dewan Pers. Sebab untuk memperoleh status terverifikasi itu sangat berat syaratnya," jelas Zulmansyah.
Lanjutnya, wartawan dalam bekerja dibatasi oleh etika pers dan kode etik jurnalistik. Ini berbeda dengan konten kreator yang banyak tersedia saat ini.
Bikin Geger Sepak Bola Asia! PSSI Percayakan Timnas Garuda ke Pelatih Penakluk Piala Dunia
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
"Wartawan dalam bekerja dilindungi oleh undang-undang pers dan dibatasi kode perilaku dan kode etik jurnalistik. Beda dengan konten kreator, ia bertanggung jawab sendiri terhadap konten-konten yang dibuat," jelas Wakil Ketua PWI Pusat ini.
Ketua Dewan Penasehat PWI Riau, Kazzaini KS menambahkan, dunia pendidikan Riau kurang mampu membaca peluang kerja yang tersedia di sejumlah industri dan perusahaan yang ada di Riau.
Padahal di Riau ada industri perminyakan dan sawit dengan industri turunannya, dari hulu ke hilir.
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
BMKG Prakirakan, Hari Ini Hujan Mengguyar Sebagian Wilayah Riau
"Dunia pendidikan lambat membaca peluang-peluang tersebut. Ini tantangan bagi perguruan tinggi di Riau, bagaimana menyiapkan lulusan yang siap pakai untuk mengisi peluang kerja di perusahaan yang ada di Riau,'' ujarnya.