|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
YERUSALEM - Pasukan Israel memasuki utara Gaza unntuk memperluas operasi militernya dengan infantri dan korps bersenjata di pemukiman yang dikepung tersebut. Negara zionis ini mengklaim langkah itu dilakukan sebagai balasan ke gerakan perjuangan Palestina, Hamas.
Pada Sabtu (28/10/2023) juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan pasukan Israel masih berada "di lapangan." Ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Militer Israel mengincar komandan-komandan Hamas pada Jumat (27/10/2023) malam. Termasuk pemimpin dan pasukan udara kelompok tersebut. Hagari mengatakan hal ini akan membuat pasukan "darat akan berperang melawan musuh sudah melemah."
Kendaraan lapis baja Israel menyerang Jalur Gaza utara 26 Oktober 2023. [via REUTERS-ISRAEL DEFENSE FORCES]
Ratusan Lembaga Budaya di Belanda dan Belgia Kompak Boikot Israel!
Israel Ancam Habisi Semua Warga yang Bertahan di Kota Gaza
Hamas mengatakan milisinya di Gaza siap menghadapi serangan Israel dengan "kekuatan penuh." Setelah militer Israel menggelar serangan udara dan darat ke kantong pemukiman Palestina tersebut.
Hamas yang menguasai Gaza mengatakan pejuangnya bentrok dengan pasukan Israel di daerah sekitar perbatasan dengan Israel. Hal ini disampaikan setelah Israel melaporkan serangan intensif di Gaza.
Perusahaan telekomunikasi dan Masyarakat Palang Merah Palestina mengatakan serangan Israel menyebabkan jaringan internet dan telepon di Gaza berhenti berfungsi selama lebih dari 12 jam.
Tiga Relawan Indonesia Peserta Global Sumud Flotilla Pulang ke Tanah Air
Lebih dari 400 Musisi Dunia Boikot Israel lewat Kampanye No Music for Genocide
"Selain serangan beberapa hari terakhir, pasukan darat memperluas operasi mereka malam ini," kata Hagari dalam konferensi pers yang disiarkan di televisi pada Jumat malam.
Sumber: Republika